Google Wallet Kembangkan Kode PIN untuk Transaksi Tap-to-Pay di Wear OS

AKURAT.CO Google Wallet untuk Wear OS, platform pembayaran digital yang terintegrasi dengan jam tangan pintar, sedang mempertimbangkan penambahan fitur keamanan dengan meminta pengguna untuk memasukkan kode PIN sebelum melakukan transaksi tap-to-pay.
Dikabarkan bahwa perubahan ini akan menyamakan langkah dengan praktik otentikasi yang lebih sering ditemui pada ponsel Android. Sebelumnya, pengguna Wear OS dapat langsung melakukan transaksi tap-to-pay tanpa harus memasukkan kode PIN, hanya dengan membuka aplikasi jam tangan dan mengetuk layar.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, beberapa laporan mengindikasikan kemungkinan adanya perubahan ini. Beberapa pengguna telah melaporkan pengalaman baru dimana mereka diminta memasukkan kode PIN saat melakukan pembayaran menggunakan Google Wallet di jam tangan pintar mereka.
Kehadiran perubahan ini menimbulkan spekulasi tentang alasan di baliknya. Meskipun alasan keamanan sangat mungkin menjadi faktor utama, beberapa pihak merasa keberatan dengan pengenalan kode PIN karena menganggapnya mengganggu pengalaman pengguna.
Mengingat bahwa kelebihan utama dari jam tangan pintar adalah kemudahan akses, pengenalan kode PIN dianggap sebagai langkah mundur. Dalam hal ini, pengguna mungkin perlu membiasakan diri dengan proses baru yang melibatkan memasukkan kode PIN sebelum melakukan transaksi tap-to-pay.
Baca Juga: Fitur Baru, Pengguna Google Maps Akan Tetap Terlacak Meski Lokasi Tanpa Internet
Hal ini juga memunculkan pertanyaan apakah pengenalan kode PIN akan memengaruhi keberhasilan transaksi, karena pengguna harus membuka aplikasi terlebih dahulu atau menggunakan jalan pintas yang mungkin tersedia di layar jam mereka.
Meskipun demikian, beberapa pengguna berpendapat bahwa pengenalan kode PIN bisa menjadi alternatif yang kurang nyaman dibandingkan dengan metode autentikasi lainnya, seperti sensor sidik jari.
Namun, penambahan lapisan keamanan ini mungkin merupakan respons terhadap meningkatnya kekhawatiran akan keamanan pembayaran digital.
Dikutip dari 9to5google.com, Senin (22/4/2024), Google telah mengonfirmasi bahwa perubahan ini merupakan bagian dari pembaruan yang disengaja, dengan tujuan meningkatkan pengalaman pembayaran dalam toko.
Bagi pengguna yang tidak puas dengan perubahan ini, menggunakan Wear OS mungkin tidak lagi memberikan alternatif yang lebih nyaman, terutama bagi mereka yang lebih memilih autentikasi menggunakan sidik jari daripada memasukkan kode PIN.
Meskipun demikian, penggunaan kode PIN juga memberikan opsi tambahan untuk memperkuat keamanan transaksi tap-to-pay.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









