WhatsApp Memperpanjang Durasi Video Status hingga 1 Menit

AKURAT.CO - WhatsApp sedang dalam proses memperpanjang durasi video yang bisa diunggah di status WA. Pengguna akan segera dapat mengunggah video status hingga 1 menit atau 60 detik, meningkat dari durasi sebelumnya yang hanya 30 detik.
Perubahan ini pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo, situs yang sering mengungkap fitur-fitur baru dari WhatsApp. Mereka menemukan keterangan dalam preview video sebelum diunggah ke status WA yang menunjukkan perubahan ini.
Dikutip dari Wabetainfo.com, Selasa (26/3/2024), jelas terlihat bahwa durasi video status WA sekarang bisa mencapai 1 menit. Meskipun demikian, opsi dan fitur lain seperti penambahan stiker, teks dan opsi audiens tetap sama.
Perubahan ini baru tersedia untuk sejumlah pengguna beta Android versi 2.24.7.6 melalui pembaruan di Google Play Store. Namun, diharapkan akan segera diperluas ke lebih banyak pengguna dalam beberapa pekan mendatang.
Selain itu, WhatsApp juga tengah menyiapkan fitur transkrip pesan suara untuk pengguna Android. Fitur ini awalnya hadir di WA versi iOS sejak Mei 2023 dan akan segera diperluas ke pengguna Android.
Fitur ini dapat membuat pengguna untuk mengubah pesan suara menjadi teks, memudahkan pengguna yang tidak bisa mendengar pesan suara karena berbagai alasan. Fitur ini akan menggunakan teknologi pengenalan ucapan untuk menyediakan transkrip terenkripsi ujung ke ujung.
Baris kode dalam WhatsApp Beta versi 2.24.7.7 mengindikasikan kehadiran fitur transkrip suara di Android. Pengguna kemungkinan akan diminta untuk mengunduh data sebesar 150 MB untuk mengaktifkan fitur ini.
Meskipun demikian, hasil transkrip pesan suara mungkin tidak selalu akurat tergantung pada berbagai faktor, seperti suara latar belakang yang bising. Belum ada informasi kapan fitur baru WhatsApp ini akan dirilis untuk semua pengguna dan apakah akan ada perbedaan antara transkrip pesan suara di Android dan iOS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








