Akurat

SpaceX Kirim Roket ke Kutub Selatan Bulan yang Misterius

Petrus C. Vianney | 17 Februari 2024, 11:30 WIB
SpaceX Kirim Roket ke Kutub Selatan Bulan yang Misterius

AKURAT.CO - SpaceX telah meluncurkan roketnya menuju kutub selatan Bulan, membuka jalan bagi misi manusia pada tahun 2026. Mengapa kutub selatan Bulan menjadi sasaran?

Peluncuran Odysseus, pendarat bulan SpaceX, menandai langkah penting menuju pendaratan manusia Amerika pertama dalam setengah abad.

Dikutip dari Thesun.co.uk, Kamis (15/02/2024), Nova-C Odysseus, pendarat bulan yang dikembangkan oleh Intuitive Machines dari Texas, akan melakukan perjalanan selama seminggu ke permukaan bulan.

Baca Juga: Pesawat Ruang Angkasa Jepang Kembali Terhubung Setelah Masalah Pendaratan di Bulan

Meskipun awalnya dijadwalkan untuk Hari Valentine, peluncuran itu ditunda karena masalah suhu bahan bakar. Roket Falcon 9 milik SpaceX membawa pendarat seberat 1.488 pon dari Cape Canaveral, Florida.

Pendarat tersebut dilengkapi dengan 12 muatan, termasuk sistem kamera generasi baru untuk memantau perjalanan turun dan sensor pendaratan dari Inggris. Rencananya, Odysseus akan mencoba mendarat di bulan pada 22 Februari dan beroperasi selama dua minggu di permukaan.

Keberhasilan misi ini akan menjadi tonggak sejarah bagi Intuitive Machines dan upaya Amerika Serikat untuk kembali ke bulan. Hal ini terjadi setelah pendarat bulan AS sebelumnya, Peregrine, mengalami kegagalan.

Mesin Intuitif menargetkan kawah dekat kutub selatan yang diyakini mengandung es berbasis air, kunci bagi tempat tinggal manusia di masa depan.

Peluncuran ini juga merupakan bagian dari inisiatif Layanan Muatan Bulan Komersial NASA, memungkinkan NASA untuk melibatkan perusahaan swasta dalam eksplorasi bulan dan mengirim astronot kembali ke sana.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana NASA untuk membangun pangkalan permanen di bulan pada akhir dekade ini, dengan tujuan menggandeng industri swasta dalam upaya penjelajahan luar angkasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.