Catat! Ini 7 Aplikasi Untuk Cegah Penipuan Online

AKURAT.CO, Panggilan dari nomor yang tidak dikenal seringkali mengganggu dan dapat menjadi awal dari berbagai upaya penipuan. Terdapat beberapa aplikasi yang dapat mencegah penipuan online.
Untuk mengatasi masalah ini, saat ini terdapat banyak aplikasi yang dapat diunduh melalui App Store atau Google Play Store yang dapat membantu kamu melacak nomor yang tidak dikenal.
Berikut ini aplikasi untuk cegah penipuan yang telah dikutip dari berbagai sumber, Selasa (5/9/2023).
Baca Juga: Catat! 5 Cara Melaporkan Penipuan Online Lewat Ponsel
7 Aplikasi Untuk Cegah Penipuan Online
1. Getcontact
Aplikasi untuk cegah penipuan yang pertama adalah Getcontact.
Getcontact merupakan salah satu aplikasi pelacak nomor telepon yang populer secara global. Aplikasi ini telah diunduh oleh lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia.
Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi nomor telepon yang menghubungi kamu, dan juga memungkinkan kamu untuk memberi tag atau menambahkan label pada nomor telepon yang telah kamu simpan.
Informasi kontak yang kamu berikan pada suatu nomor telepon akan disimpan dalam basis data nama kontak Getcontact.
2. Caller ID
Caller ID memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi nomor telepon yang tidak dikenal, serta menyediakan fitur pencadangan kontak yang kamu simpan.
Selain itu, Caller ID juga memiliki fungsi perekaman panggilan masuk dan keluar untuk tujuan dokumentasi. Yang penting, layanan ini tersedia tanpa biaya.
Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi ini melalui App Store atau Google Play Store.
3. Mr. Number
Aplikasi untuk cegah penipuan yang selanjutnya yaitu Mr. Number.
Aplikasi Mr. Number memiliki kemampuan untuk menampilkan nama dan gambar yang terkait dengan nomor telepon yang masuk ke ponsel pengguna.
Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur perlindungan terhadap panggilan yang mengganggu dan potensi penipuan.
Aplikasi ini akan memberikan pemberitahuan jika ada panggilan yang mencurigakan indikasi penipuan. Pengguna juga memiliki opsi untuk memblokir panggilan dari nomor yang tidak dikenal dan dapat mengidentifikasi siapa yang melakukan panggilan tersebut.
4. Whoscall
Whoscall menyediakan layanan untuk mengidentifikasi nomor telepon yang menelepon, bahkan sampai melacak identitas nomor yang ingin kamu ketahui.
Selain itu, Whoscall juga memiliki kemampuan untuk mengenali panggilan yang telah diberi label sebagai spam, melakukan penyaringan pada panggilan yang mencurigakan, mencegah panggilan yang mengganggu dan upaya penipuan, serta melakukan pemindaian pada pesan teks yang berasal dari nomor telepon orang lain.
5. CallApp
Aplikasi untuk cegah penipuan yang selanjutnya adalah CallApp.
Aplikasi berikutnya, CallApp dapat mengidentifikasi berbagai nomor yang masuk ke handphone karena memiliki database lebih dari 6 miliar nomor di dunia. Aplikasi ini juga memiliki fitur mode gelap untuk menghemat baterai hp ketika menggunakan aplikasi ini.
Tidak hanya itu, CallApp dapat digunakan untuk cek nomor tidak dikenal dan memberikan nada dering khusus untuk nomor kontak yang tersimpan. Tak ketinggalan, pengguna juga bisa memblokir nomor yang tak dikenal.
6. Sync.ME
Salah satu aplikasi untuk cegah penipuan adalah Sync.ME.
Sync.ME bukan hanya untuk mengidentifikasi nomor telepon, tetapi juga mampu melakukan sinkronisasi pada kontak yang tersimpan dan menggabungkan atau menghapus kontak yang berlebihan.
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur panggilan cerdas yang dapat mendeteksi setiap panggilan masuk, merekam panggilan, dan memberikan informasi lengkap tentang penelepon.
7. Truecaller
Aplikasi untuk cegah penipuan yang terakhir adalah Truecaller.
Selain tersedia dalam format aplikasi, Truecaller juga menyediakan layanan pelacakan nomor telepon melalui situs web.
Artinya, untuk mereka yang tidak ingin mengunduh Truecaller, tetap dapat memeriksa nomor yang tidak dikenal tanpa perlu menginstal aplikasi tersebut.
Truecaller memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi nomor telepon, menampilkan nama, lokasi, dan juga nama penyedia layanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









