Akurat

Mengenal Lebih Jauh Bisnis NFT yang Bikin Ghozali Everyday Kaya

| 20 Desember 2022, 12:13 WIB
Mengenal Lebih Jauh Bisnis NFT yang Bikin Ghozali Everyday Kaya

AKURAT.CO,Bicara bisnis NFT tentu kamu tidak akan lupa dengan Ghozali Everyday yang sempat viral beberapa waktu lalu, karena kehebohannya yang berhasil menjual foto selfienya hingga miliaran rupiah. 

Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Jawa Tengah ini, menjual swafoto dirinya sejak 2017-2021 sebagai NFT di OpenSea. 

Dari bisnis NFT tersebut, dia berhasil menjual ke 439 orang pembeli dan menghasilkan 288 Etherum atau sekitar Rp13,8 miliar. Viralnya Ghozali Everyday ini berhasil membuat masyarakat Indonesia heboh. 

Seluruh lapisan masyarakat pun membahas NFT secara habis-habisan. Sekarang ini telah banyak orang yang mengikuti langkah Ghozali dalam bisnis NFT. 

Bahkan beberapa nama artis terkenal di Indonesia dan beberapa tokoh masyarakat ikut menjual NFT dengan harapan bisa memperoleh keberuntungan yang sama.

Memang NFT terlihat menjanjikan untuk mendapatkan uang, tapi agar kamu bisa mengikuti jejak Ghozali, maka kita bahas yuk seluk beluknya:

Apa itu bisnis NFT?

NFT atau Non-fungible tokens adalah token yang dapat kamu gunakan untuk mewakili kepemilikan aset digital yang unik atas objek dunia nyata seperti seni, musik, item dalam game, dan video. Bahan kamu bisa trading NFT secara online dengan alat transaksi dengan kripto.

Sebenarnya NFT ini sudah ada sejak tahun 2014, tetapi banyak orang yang belum mengenal. Tapi sekarang NFT terkenal karena sudah populer, mudah, dan praktis untuk membeli dan menjual karya seni digital. 

NFT biasanya memiliki kode pengenal khusus yang yang dikelurkan ketika kamu melakukan proses transaksi yang sangat terbatas. Padahal, fakta tersebut sangat bertolak belakang dengan kebanyakan kreasi digital, yang ketersediaannya hampir selalu tak terbatas. 

Tetapi semua dapat melihat karya digital tersebut satu per satu atau bahkan bisa dalam bentuk kolase foto secara online. Namun yang menjadi pertanyaan, kenapa banyak orang mau menghabiskan jutaan dolar untuk NFT yang sebenarnya seperti screenshot atau unduhan?

Hal ini terjadi karena NFT memungkinkan pembeli memiliki item atau aset digital yang asli. Tidak hanya itu, NFT ini juga berisi otentikasi bawaan, yang juga berfungsi sebagai bukti kepemilikan.

Bagaimana bisnis NFT bekerja?

Lantas seperti apa sih bisnis NFT yang bikin ramai tersebut? NFT merupakan blockchain, kemudian setiap proses transaksi menjadi bagian dari sebuah data blockchain ang berisi informasi terkait dengan pencipta, harga dan sejarah kepemilikan NFT tersebut.

Sementara itu, blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang berisikan catatan atau data bank yang terhubung melalui kriptografi. Blockchain Ethereum biasanya menjadi tempat penyimpanan NFT.

Meski demikian blockchain lainnya juga mendukung penyimpanan NFT. Setelah melakukan pembelian, maka kamu bisa memverifikasi bahwa kamu adalah pemilik tunggal dari aset yang tadi kamu beli. 

Tidak ada yang dapat membatalkan hak kepemilikan NFT seorang pembeli yang sudah melakukan pembayaran. NFT juga merupakan aset digital di mana tidak ada yang dapat mereproduksinya secara berulang karena sifatnya unik, ada hak kepemilikan eksklusif.

Keunikan tanda yang dimiliki ini layaknya sidik jari yang mempermudah proses verifikasi kepemilikan serta transfer token antarpemilik. Tak hanya itu, pemilik dan penyiman NFT juga dapat menyimpan suatu informasi. 

Namun, sederhananya NFT merupakan barang kolektor fisik, tetapi berbentuk file digital. Jadi, bukan mendapatkan lukisan cat minyak yang sebenarnya untuk digantung di dinding, kamu justru akan mendapatkan file digital. 

Menariknya, kamu pun bisa menjual tweet dari Twitter melalui bisnis NFT ini. Salah satu contohnya, sebuah tweet dari CEO Twitter, Jack Dorsey yang dilelang sebagai NFT laku dengan harga sebesar USD2,9 juta. Siapa pun bisa screenshot cuitan tersebut, tapi, hanya Jack Dorsey dan pembeli NFT yang dapat menjualnya.

Untuk bisa trading NFT maka NFT kamu harus melalui tahapan minting NFT, sebuah proses mengubah file digital menjadi koleksi kripto atau aset blockchain. Jika kamu belum memiliki cryptocurrency maka kamu bisa mulai belajar crypto dengan ahlinya atau melalui sejumlah pelatihan di aplikasi yang banyak tersedia.

Di sana kamu bisa menukar uang kamu dalam bentuk mata uang kripto untuk jual beli di NFT, untuk kemudian melakukan proses minting NFT ini akan memerlukan marketplace sebagai pihak ketiga atau agen minting, seperti OpenSea, MakersPlace, Mintable, atau Theta Drop.

Apakah bisnis NFT sama dengan cryptocurrency?

NFT dan cryptocurrency merupakan aset digital, tapi keduanya memiliki perbedaan. Kamu bisa menukarkan koin kripto seperti Bitcoin dan Ethereum dengan aset lain yang identik dengan nilai yang sama seperti dolar atau crypto lainnya. 

Tetapi kamu tidak bisa menukarkan NFT yang merupakan aset unik. Artinya tidak ada dua NFT yang sama, bahkan bisnis NFT menciptakan kelangkaan di antara aset yang tersedia tanpa batas, dengan sertifikat keaslian sebagai dokumen pembuktiannya.[]

  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.