Akurat Logo

Tips Agar Terhindar dari Doxing di Media Sosial

Muhammad Ghifani Ramadifa | 31 Mei 2022, 20:05 WIB
Tips Agar Terhindar dari Doxing di Media Sosial

AKURAT.CO Di era serba digital seperti sekarang, berbagai bentuk kejahatan dunia siber mengintai para pengguna layanan internet. Salah satu bentuk kejahatan siber yang kerapkali terjadi ialah doxing atau penyebaran data pribadi.

Doxing sendiri merupakan tindakan membongkar atau menyebarkan informasi pribadi seseorang yang dilakukan tanpa seizin dari pihak yang bersangkutan. Penyebaran identitas ini tentunya bisa berakibat buruk terhadap hak privasi seseorang. Terlebih doxing juga seringkali terjadi di media sosial dan bisa terjadi pada setiap orang. Khususnya mereka yang aktif menggunakan internet.

Oleh karenanya, kamu perlu waspada terhadap kejahatan siber yang satu ini. Mengingat doxing dilakukan dengan motif negatif. Di mana pelaku doxing kerapkali melakukan ancaman, cyberbullying, hingga penyalahgunaan data korban untuk mencari keuntungan material.

Pelaku doxing biasanya mencari data-data korbannya dengan berbagai cara, seperti melakukan penelusuran data di internet yang terbuka untuk umum, mengakses database atau sistem komputer korban, hingga dengan melakukan hacking. 

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) salah satu penyebab utama doxing adalah minimnya kesadaran diri terhadap privasi data pribadi pada saat menggunakan internet. Yang mana, tidak sedikit pengguna internet secara tidak sadar membagikan data yang bersifat pribadi. Termasuk nama lengkap, kewarganegaraan, tanggal lahir, hingga lokasi terkini. 

Maka dari itu, kesadaran untuk menjaga privasi data diri di internet menjadi hal yang penting untuk dilakukan agar terhindar dari doxing. Selain itu, ada beberapa tips lainnya yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari doxing. Berikut tipsnya:

  • Privat akun media sosial.
  • Hapus media sosial yang sudah tidak terpakai.
  • Tidak mengunggah informasi pribadi ke media sosial, termasuk nama lengkap, nomor ponsel, alamat e-mail, nama ibu kandung, alamat rumah, nomor KTP, dan sebagainya.
  • Jangan menggunakan fitur lokasi di foto maupun akun media sosial.
  • Menghapus dokumen pribadi yang terlanjur diunggah.
  • Rutin memeriksa apakah di perangkat terpasang aplikasi yang mencurigakan.
  • Mengubah kata sandi gadget, e-mail, maupun akun media sosial secara berkala.
  • Mengaktifkan fitur 2 step authentication pada e-mail dan media sosial.
  • Buatlah password kuat yang terdiri dari kombinasi simbol, huruf besar, huruf kecil, dan angka.
  • Jangan melayani permintaan informasi terkait data pribadi lewat telepon, ruang obrolan, atau tautan yang mencurigakan.
  • Gunakan e-mail dan nomor ponsel khusus untuk mengaktifkan transaksi keuangan.
  • Jangan membagikan kode One Time Password (OTP) kepada pihak manapun.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.