Akurat

SiCepat Hadirkan 10.000 Motor Listrik untuk Kendaraan Operasional

Muhammad Ghifani Ramadifa | 13 Desember 2021, 12:29 WIB
SiCepat Hadirkan 10.000 Motor Listrik untuk Kendaraan Operasional

AKURAT.CO Secara resmi PT SiCepat Ekspres Indonesia menjalin kerjasama bersama PT TFAS Energi Indonesia (TEI) dan PT Volta Indonesia Semesta dalam pembelian 10.000 unit motor listrik Volta. Kerjasama tersebut merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan SiCepat Ekspres dalam memilih kendaraan operasional untuk mengantarkan paket-paket kepada pelanggan. 

Chief Operating Officer SiCepat Ekspres Murwanto menjelaskan, pihaknya tidak hanya berinovasi dalam memberikan pelayanan dan produk, tetapi juga ingin berperan dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan cara menggunakan kendaraan motor yang bebas emisi karbon. Sementara itu, motor listrik yang dipakai yakni, motor listrik Volta yang menggunakan Sistem Ganti Baterai (SGB).

"Dengan diresmikannya kerja sama ini, melalui penandatanganan dokumen kerja sama oleh pihak SiCepat, TFAS dan Volta, harapannya SiCepat dapat memberikan kontribusinya terhadap kesehatan lingkungan. Selain itu, kerja sama yang dilakukan ketiga pihak ini juga bisa berlangsung semakin erat," ungkap Murwanto, dilansir dari laman SiCepat. 

Sebanyak 10.000 unit motor listrik Volta tersebut nantinya digunakan oleh SiGesit untuk mengantar dan menjemput paket pelanggan. Dengan adanya teknologi modern, motor listrik Volta diklaim akan semakin memudahkan mobilitas SiGesit dengan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone.

Dalam kerjasama tersebut, Tfas Energi Indonesia yang merupakan anak usaha dari Telefast Indonesia berperan sebagai perusahaan yang menyewakan kendaraan motor listrik Volta kepada SiCepat. Yang berfungsi sebagai kendaraan operasional untuk mengantarkan paket-paket kepada pelanggan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, khususnya dalam jangka panjang.

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Telefast Indonesia Jody Hedrian mengatakan, Telefast Indonesia membuat langkah signifikan dengan memasuki era ekonomi hijau dan terbarukan khususnya pada segmen green transportation. Dengan menyadari potensi komersialisasi yang melekat pada motor listrik, ke depannya Perseroan ingin terus berkembang. Sekaligus memperluas kapabilitas produk dan layanan untuk memenuhi peluang ekonomi baru Indonesia. 

"Telefast, melalui TFAS Energi Indonesia (TEI) berupaya memberikan nilai tambah yang berkelanjutan dengan menyediakan solusi total, layanan terbaik, serta berbasis pada integritas, inovasi, dan teknologi," ungkap Jody Hedrian. 

Sementara itu, Direktur TFAS Energi Indonesia (TEI) Risky Nayendra mengungkapkan, pihaknya berharap penggunaan armada motor listrik Volta yang diinisiasikan oleh SiCepat Ekspres dapat memberi kontribusi positif terhadap perekonomian nasional berbasis ramah lingkungan. Selain itu, penerapan hal tersebut juga bisa segera diikuti oleh para pelaku industri lainnya. Dengan demikian, bisa semakin memacu penggunaan motor listrik di tanah air untuk menuju Indonesia Zero Emission. 

"Kami juga sangat mendukung penuh penggunaan motor listrik Volta. Baik bagi kalangan perorangan maupun institusi.  Prioritas kami melayani pasar menjadi kekuatan utama mencapai visi TEI," kata Risky Nayendra. 

Selain itu, Direktur PT Volta Indonesia Semesta Willty Awan juga mengucapkan rasa terima kasihnya atas kerjasama yang sudah terjalin. Menurutnya, kerjasama ini merupakan suatu rangkaian proses. Di mana nantinya bisa memunculkan suatu keyakinan bahwa motor listrik Volta sudah bisa digunakan oleh SiCepat untuk pengiriman. 

"Motor yang digunakan adalah motor listrik berbasis Sistem Ganti Baterai (SGB). Motor tersebut dapat digunakan untuk jarak jauh.  Seperti yang kita tahu SiCepat pengirimannya ada di berbagai wilayah. SiGesit juga tidak perlu khawatir apabila baterai rusak karena motor listrik Volta sudah dipersiapkan untuk keperluan operasional," pungkas Willty Awan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.