Akurat

Usulkan Godok Regulasi, APPNINDO Dorong Penelitian Vape

Test User Satu | 12 Februari 2020, 22:00 WIB
Usulkan Godok Regulasi, APPNINDO Dorong Penelitian Vape

AKURAT.CO, Aliansi Pengusaha Penghantar Nikotin Elektronik Indonesia (APPNINDO) baru saja diresmikan dalam mendukung perkembangan industri penghantar nikotin elektronik. Aliansi yang tergabung dalam Paguyuban Asosiasi Vape Nasional ini memiliki tiga program kerja.

Di antaranya berkolaborasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan untuk merumuskan regulasi industri penghantar nikotin elektronik yang berimbang.

Ketua Umum APPNINDO, Syaiful Hayat mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah serta semua pemangku kepentingan, serta mendorong diskusi dan kolaborasi guna terbentuknya kerangka kebijakan dan regulasi yang tepat sasaran.

"Sehingga memberikan jaminan kepastian berusaha bagi pelaku bisnis di industri penghantar nikotin elektronik di Indonesia," ujarnya saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Bersama pengusaha penghantar nikotin elektronik lain seperti FOOM Labs, JUUL Labs, PT Jagad Utama Lestari, NCIG, serta para akademisi dan pemerintah, APPNINDO berkomitmen untuk memfasilitasi diskusi dan kajian mendalam terkait regulasi.

Sementara itu, Wilson Andrew selaku Ketua Advokasi APPNINDO menuturkan ada hal yang seyogyanya diperhatikan terkait penyusunan regulasi tersebut. Salah satunya investasi dalam penelitian ilmiah dan studi tentang produk penghantar nikotin elektronik terutama di Indonesia.

APPNINDO lantas mendorong penelitian ilmiah untuk produk penghantar nikotin.

"Kita tahu bahwa scientific ataupun kajian-kajian ilmiah itu penting, karena produk yang kita hasilkan adalah produk yang dikonsumsi," kata Wilson.

Para pengguna vape, lanjut dia, harus tahu bahwa produk yang ada sesuai dengan standar, mulai dari desain, kandungan hingga proses yang perlu dikaji.

"Kita harapkan juga dengan kehadiran APPNINDO bisa memfasilitasi ataupun berkolaborasi dengan kementerian-kementerian, karena begitu banyak sebenarnya objek yang bisa diteliti, bisa sample darah, urin, toksisitasnya, kerusakan sel, itu semua akan dibandingkan dengan perokok," pungkas Wilson.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.