Telkom Digisummit 2019 Fokuskan Industri Digital Edutainment

AKURAT.CO, Mengusung tema Embracing Digital Edutainment for Digital Indonesia, PT Telkom Indonesia kembali menggelar konferensi tahunannya yaitu Telkom Digisummit 2019. Gelaran ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintahan, swasta, fintech, e-commerce, komunitas hingga akademisi.
Telkom Digisummit 2019 kali ini menyajikan produk-produk digital Telkom yang fokus pada inovasi untuk membangun ekosistem digital serta berbagai inisiatif perusahaan dalam melihat peluang bisnis di industri pendidikan digital, gim, konten video, dan musik.
"Event ini merupakan yang ketiga kalinya digelar, mulai dari tahun 2016, 2017, dan sekarang 2019 ini. Telkom terus berusaha jadi king of digital," ujar David Bangun, CSO TelkomGroup saat membuka ajang ini, Kamis (11/4), di Telkom Landmark Tower, Jakarta.
Telkom Digisummit tahun ini juga disemarakan dengan peluncuran empat layanan dan inisiatif digital, yaitu Oolean, gameQoo, OONA Max Stream, dan OONA IndiHome.
David Bangun mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial akan akses internet kian meningkat, khususnya di kalangan pengguna jasa industri musik, video, dan gaming. Industri-industri tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang perekonomian Indonesia lewat ekonomi digital.
"Mengantisipasi perubahan lifestyle yang makin mengarah ke digital, tentu juga diperlukan talent yang punya keahlian mumpuni. Inilah mengapa, kami menambahkan tema edukasi selain entertainment," tutur David.
David menambahkan bahwa Telkom bisa melihat pengaruh industri 4.0 dalam merevolusi cara distribusi setiap produk. Dari sisi pendidikan ramai dibahas tentang Education 4.0. Tak hanya itu, dari segi industri kreatif seperti video, musik, gim, dan lain-lain Telkom optimis Indonesia bisa memaksimalkan peluang yang ada.
"Indonesia punya potensi besar di bidang digital melihat internet user, geografi, hingga luas wilayahnya," pungkas David.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





