ChatGTP Vs Grok AI Milik Elon Musk, Mana Yang Lebih Unggul?

AKURAT.CO Orang terkaya di dunia, Elon Musk, meluncurkan chatbot kecerdasan buatan bernama Grok yang mirip seperti ChatGPT.
Diketahui, peluncuran Grok oleh Elon Musk dilakukan delapan bukan setelah ia melarang perusahaan mengembangkan kecerdasan buatan (Artifial Intellegence/AI) yang canggih.
Grok awalnya diberi label TruthGPT. Nama Grok sendiri diambil dari novel Stranger in a Strange Land karya Robert A. Heinlein, yang berarti memahami sesuatu secara menyeluruh dan intuitif.
Sementara nada tanggapan Grok dimodelkan pada gaya penulisan yang sama dengan Hitchhiker's Guide to the Galaxy karya Douglas Adams.
Elon Musk mengklaim bahwa Grok lebih pintar dan menyenangkan daripada pesaingnya, bahkan menawarkan kesempatan kepada pengguna berbayar X untuk menanyakan pertanyaan 'pedas' yang ditolak oleh sebagian besar sistem AI lainnya.
Berikut beberapa perbandingan antara Grok dan ChatGPT atau AI lainnya.
1. Kepemilikan Akses Data
Dikutip dari The Independent, salah satu yang membedakan Grok dari ChatGPT yakni kepemilikan akses ke data realtime dari X yang diambil Musk hampir setahun lalu.
Sebelum pengambilan tersebut, perusahaan AI menggunakan X sebagai kumpulan data untuk melatih modelnya. Namun, Musk menutupnya setelah ChatGPT dirilis pada bulan November di tahun yang sama.
Sementara itu, ChatGPT mengandalkan beragam kumpulan data dari sumber seperti Common Crawl, konten web, buku dan Wikipedia.
Baca Juga: Elon Musk Kenalkan Chatbot 'Grok' Di Tengah Persaingan AI
2. Gaya Menjawab Pertanyaan
Diketahui, Grok dikenal karena menanggapi pertanyaan dengan nada yang jenaka dan agak lucu, membedakannya dari gaya komunikasi ChatGPT.
Tidak hanya mengadopsi nada yang lebih informal dibandingkan para pesaingnya, Grok juga tampaknya memiliki lebih sedikit filter keamanan yang mencegahnya menjawab pertanyaan tentang topik sensitif.
3. Kepemilikan
Seperti yang diketahui, Grok merupakan buatan Elon Musk dan tim ahli dari xAI. Sementara ChatGPT berasal dari OpenAI, sebuah organisasi pelatihan AI.
Struktur kepemilikan AI yang berbeda tersebut membentuk perkembangan dan lintasan sistem AI.
4. Waktu Kemunculan
ChatGPT sudah dapat diakses publik sejak November 2022 lalu dengan melayani basis penggunaan yang luas.
Sementara Grok saat ini masih dalam tahap Beta dan hanya dapat diakses terbatas untuk pengguna di Amerika Saja.
Namun Elon Musk, sudah mengindikasikan bahwa Grok AI nantinya dapat diakses oleh pengguna X Premium setelah keluar dari fase Beta awal.
Baca Juga: Menilik AI Elon Musk 'Grok', Bisa Saingi ChatGPT?
5. Harga
ChatGPT menawarkan pengguna dengan dua versi, varian dasar gratis dengan pembaruan data realtime terbatas dan versi premium seharga USD20 atau Rp312 ribu per bulan yang menyediakan akses berkelanjutan ke informasi realtime.
Di sisi lain, Grok tersedia untuk pengguna X Premium dengan biaya bulanan sebesar USD16 atau Rp250 ribu, lebih rendah dibanding ChatGPT, sehingga dapat menjadikannya pilihan yang lebih hemat biaya.
Meskipun mengeklaim bahwa Grok mengungguli ChatGPT, yang tersedia secara gratis, xAI mengakui bahwa Grok belum mampu menandingi kemampuan model GPT-4 OpenAI yang lebih kuat atau yang mengenakan biaya bulanan serupa dengan Grok.
Dalam tes internalnya sendiri, xAI menilai Grok melawan GPT-4 pada final matematika sekolah menengah nasional Hongaria tahun 2023. Dengan, Grok lulus ujian dengan nilai 59 persen, sedangkan GPT-4 mendapat nilai 68 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








