Akurat

Tips Melindungi Perusahaan Dari Ancaman Ransomware

Petrus C. Vianney | 13 September 2023, 20:19 WIB
Tips Melindungi Perusahaan Dari Ancaman Ransomware

 

AKURAT.CO - Kaspersky mengungkapkan hasil penelitian terbarunya terkait kelompok ransomware yang dikenal dengan nama Cuba. 

Kelompok ini mengincar perusahaan di seluruh dunia dengan menyebarkan malware yang mampu menghindari deteksi tingkat lanjut. Akibatnya, beberapa perusahaan dari berbagai industri telah menjadi korban infiltrasi mereka. 

Dikutip Akurat.co dari keterangan tertulis, Rabu (13/9/2023), Kaspersky mendesak perusahaan untuk melindungi diri dari ancaman ransomware dengan tips berikut:

1. Selalu perbarui perangkat lunak

Pastikan perangkat lunak pada semua perangkat Anda selalu diperbarui untuk menghindari eksploitasi kerentanan oleh penyerang.

Baca Juga: Geng Ransomware Lock Bit Serang Banyak Perusahaan, Ini Daftarnya

2. Fokus pada deteksi pergerakan lateral

Berfokus pada pendeteksian pergerakan lateral dan upaya penyelundupan data ke internet. Pantau lalu lintas keluar untuk mendeteksi koneksi yang mencurigakan.

3. Aktifkan perlindungan ransomware

Instal Kaspersky Anti-Ransomware Tool for Business yang gratis untuk melindungi komputer dan server dari ransomware dan malware lainnya.

4. Menginstal solusi anti-APT dan EDR

Pasang solusi yang memungkinkan deteksi ancaman tingkat lanjut, investigasi dan tindakan pemulihan tepat waktu. Pastikan tim SOC Anda memiliki akses ke intelijen ancaman terbaru.

5. Akses ke intelijen ancaman

Berikan tim SOC akses ke intelijen ancaman terbaru melalui Portal Intelijen Ancaman Kaspersky. Informasi ini berfungsi sebagai titik akses ke data dan wawasan serangan siber yang telah dikumpulkan oleh tim Kaspersky selama lebih dari 20 tahun.

Dengan tips-tips di atas, perusahaan dapat meningkatkan pertahanan mereka terhadap ancaman ransomware yang semakin canggih dan merugikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.