Tips Islami agar Tidak Gabut saat Macet di Perjalanan

AKURAT.CO Kemacetan menjadi salah satu situasi yang sulit dihindari, terutama bagi masyarakat yang setiap hari harus bepergian menggunakan kendaraan. Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam waktu singkat bisa berubah menjadi berjam-jam ketika arus lalu lintas padat.
Kondisi tersebut tidak jarang membuat seseorang merasa bosan, lelah, bahkan mudah terpancing emosi. Klakson kendaraan yang bersahutan, kendaraan yang bergerak perlahan, hingga perjalanan yang tidak kunjung selesai dapat menguji kesabaran.
Namun, dalam Islam, waktu yang terjebak di tengah kemacetan sebenarnya tetap dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang bernilai ibadah. Kemacetan memang tidak selalu bisa dikendalikan, tetapi cara seseorang menyikapinya masih berada dalam kendalinya.
Berikut beberapa tips Islami yang dapat dilakukan agar tidak mudah bosan saat menghadapi kemacetan.
Perbanyak zikir
Kemacetan dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak mengingat Allah SWT. Zikir tidak membutuhkan tempat khusus dan dapat dilakukan selama seseorang tetap memperhatikan keselamatan perjalanan.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah dengan mengingat-Nya sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41).
Baca Juga: Doa saat Pulang Kerja, agar Rezeki Selalu Berkah
Pengendara dapat membaca tasbih, tahmid, takbir, istigfar, atau salawat. Selain mengisi waktu, zikir juga dapat membantu menjaga hati agar tidak mudah terbawa emosi ketika kendaraan tidak bergerak.
Membaca Al-Qur'an atau mendengarkan murattal
Jika sedang menjadi penumpang, waktu perjalanan dapat dimanfaatkan untuk membaca Al-Qur'an melalui mushaf atau aplikasi digital. Pilihan lainnya adalah mendengarkan murattal, kajian, atau ceramah yang bermanfaat.
Namun, bagi pengemudi, keselamatan tetap harus menjadi prioritas. Jangan sampai aktivitas membaca atau menggunakan ponsel justru mengganggu konsentrasi ketika berkendara.
Kemacetan tidak harus menjadi waktu yang terbuang. Dengan cara yang tepat, perjalanan dapat menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Membaca istigfar ketika mulai kesal
Salah satu masalah ketika menghadapi kemacetan adalah munculnya emosi. Kendaraan yang memotong jalur, pengendara yang tidak tertib, atau antrean yang panjang dapat membuat seseorang mudah marah.
Pada kondisi seperti ini, istigfar dapat menjadi pengingat agar seseorang tidak kehilangan kendali.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
“Aku memohon ampun kepada Allah.”
Mengucapkan istigfar bukan berarti menganggap kemacetan sebagai kesalahan atau hukuman. Sebaliknya, istigfar dapat menjadi cara untuk menenangkan diri dan menjaga ucapan maupun perilaku agar tidak merugikan orang lain.
Bersabar dan menghindari marah
Islam memberikan perhatian besar terhadap kesabaran. Dalam situasi macet, kesabaran menjadi sesuatu yang sangat praktis untuk diterapkan.
Allah SWT berfirman:
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10).
Kemacetan mungkin tidak membuat perjalanan menjadi lebih cepat, tetapi kesabaran dapat membuat seseorang melewati perjalanan dengan kondisi hati yang lebih baik.
Karena itu, daripada terus-menerus mengeluh, pengendara dapat mengubah sudut pandang: kemacetan adalah bagian dari perjalanan yang harus dilalui dengan tenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 5ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 6Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 9KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Dirjen Jadi Salah Satu Target
- 10Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke Pembelian Rumah, Mobil hingga Ruko




