KPK Dalami Aliran Dana Suap Impor, Tidak Terkecuali ke Pucuk Pimpinan Ditjen Bea dan Cukai

AKURAT.CO Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, memastikan bahwa penyidik terus menelusuri aliran dana suap dan gratifikasi dalam perkara dugaan korupsi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Termasuk kemungkinan aliran dana ke level pimpinan tertinggi di Ditjen Bea dan Cukai.
"Iya (akan didalami ada tidaknya aliran uang ke Dirjen Bea dan Cukai)," kata Setyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Meski demikian, hingga saat ini penyidik KPK belum menemukan indikasi aliran dana ke Ditjen Bea dan Cukai.
"Sementara belum ada ya," ujar Setyo.
Forwarder Lain Berpotensi Diperiksa
Baca Juga: Dugaan Penyimpangan di Bea dan Cukai Jakarta, Aktivis Minta Kejagung Bertindak
Selain mendalami pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, KPK juga membuka kemungkinan memeriksa perusahaan jasa pengurusan transportasi atau forwarder lain, selain Bluray Cargo. Apabila ditemukan indikasi keterlibatan serupa.
Forwarder merupakan perusahaan perantara yang mengatur pengiriman barang dari pengirim (shipper) kepada penerima (consignee), termasuk pengurusan dokumen dan kepabeanan.
"Mungkin nanti ibaratnya ada forwarder yang lain yang kira-kira melakukan hal yang sama, tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan pemeriksaan," jelas Setyo.
Namun, ia menegaskan setiap langkah penyidikan akan didasarkan pada alat bukti dan keterangan saksi yang relevan.
"Tapi berdasarkan keterangan-keterangan dan alat bukti yang lain (terkait kasus suap di Ditjen Bea dan Cukai)," demikian Setyo.
Baca Juga: KPK Temukan Rp5 Miliar dalam Koper di Safe House Kasus Suap Impor Bea Cukai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








