Adies Kadir Jadi Hakim MK, Ketum Golkar: Kita Wakafkan Kader Terbaik kepada Negara

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa Adies Kadir tidak tidak lagi berstatus sebagai kader ketika dipilih menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi.
Menurut Bahlil, terpilihnya Adies Kadir sebagai Hakim MK adalah wakaf yang diberikan Partai Golkar untuk negara karena ia merupakan salah satu kader terbaik.
"Jadi, kita mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR yang namanya Pak Adies Kadir. Mewakafkan ke negara untuk menjadi Hakim MK," jelasnya, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/1/2026).
Bahlil menyebut Adies Kadir telah mengundurkan diri dari Golkar sebelum resmi diputuskan sebagai Hakim MK. Hal ini merupakan sikap Adies untuk menjaga independensinya sebagai seorang hakim.
Baca Juga: Jejak Karier dan Profil Sari Yuliati yang Resmi Jadi Wakil Ketua DPR RI, Gantikan Adies Kadir
"Proses beliau menjadi Hakim MK, sebelum diputuskan itu sudah dilakukan pengunduran diri, baik dari kepengurusan maupun keanggotaan karena hakim itu harus independen. Jadi, kita wakafkan yang terbaik," tuturnya.
Dengan pengunduran diri tersebut, Bahlil memastikan bahwa Adies Kadir bukan lagi kader dan tidak memiliki jabatan atau keterkaitan apapun dengan Partai Golkar.
"Jadi beliau dari kader partai, anggota partai, struktur partai sudah tidak, sebelum ditetapkan (menjadi Hakim MK)," katanya.
Sebelumnya, DPR menyetujui Adies Kadir sebagai Hakim MK usulan lembaga.
Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Pparipurna DPR pada Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Berpengalaman di Bidang Hukum, Adies Kadir Diyakini Bisa Jaga Integritas sebagai Hakim MK
Keputusan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, membacakan hasil rapat paripurna usai laporan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, terkait usulan penggantian Hakim Konstitusi dari lembaga DPR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






