BNN: Penyebaran Narkoba Kini Masuk Desa, Tambang, hingga Pelosok Pantai

AKURAT.CO Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto, mengingatkan, penyebaran narkoba di Indonesia semakin masif.
Bukan hanya di kota-kota besar, tetapi telah merambah ke desa-desa, wilayah pesisir, hingga area perkebunan dan tambang.
Mengutip data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023, Suyudi menyebut prevalensi penyalahgunaan narkotika telah mencapai 3,3 juta orang, atau 1,73 persen dari total penduduk Indonesia.
“Sekarang penyebaran atau pemaparan narkotika bukan saja di kota besar, tapi sudah sampai ke desa-desa, pelosok pantai, bahkan ke kebun-kebun dan daerah tambang. Ini harus kita tangani secara kolaboratif,” ujarnya, dikutip pada Minggu (30/11/2025).
Menurut Suyudi, BNN tidak dapat bekerja sendirian, sehingga diperlukan kolaborasi erat lintas kementerian, lembaga, serta elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.
Baca Juga: Pemerintah Kerahkan 28 Helikopter untuk Tangani Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut
“Dalam upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat, BNN telah melakukan berbagai langkah. Namun kami mengajak semua pihak untuk bahu-membahu, bergandengan tangan melakukan pencegahan karena angkanya cukup memprihatinkan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sindikat narkoba kini terus berupaya menembus pertahanan negara dengan cara-cara baru melalui beragam bentuk dan jenis produk, mulai dari permen, makanan ringan, cookies, hingga rokok elektrik.
“Sekarang narkotika itu masuk ke permen-permen, makanan ringan, cookies, bahkan rokok elektrik. Ini yang harus betul-betul dipahami,” tutur Suyudi.
Suyudi juga menyoroti munculnya narkotika jenis baru yang mulai mendunia, yakni new psychoactive substances (NPS).
“Perkembangannya sekarang ada yang namanya new psychoactive substances. Ini narkotika jenis baru, berbentuk kimia atau sintetis. Isu ini bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








