Diduga Lakukan Maladministrasi, Yayasan Milik Jusuf Hamka Dilaporkan ke Ombudsman

AKURAT.CO Yayasan Daya Besar, yang merupakan milik keluarga pengusaha Jusuf Hamka, dilaporkan ke Ombudsman RI, pada Kamis (27/11/2025).
Yayasan tersebut dilaporkan ke Ombudsman karena diduga melakukan maladministrasi berupa persekongkolan untuk mencairkan dana konsinyasi proyek Polder Cilincing, Jakarta Utara.
Yayasan Daya Besar dilaporkan ke Ombudsman oleh Nikodemus Jansen, ahli waris dari David Wahyuna selaku pemilik tanah.
Baca Juga: Ombudsman RI Nilai Sumsel Responsif, Gubernur Herman Deru Dorong Akuntabilitas Layanan Publik
Selain Yayasan Daya Besar, Nikodemus juga melaporkan dua pihak lainnya terkait dugaan persekongkolan tersebut.
"Saya melaporkan mengenai dana konsinyasi yang telah diambil sepihak oleh Yayasan Daya Besar. Yayasan Daya Besar yang terkait dengan pembinanya Pak Jusuf Hamka itu," katanya.
Nikodemus keberatan atas tindakan Unit Pengadaan Tanah Dinas SDA Provinsi Jakarta yang, melalui surat per tanggal 23 September 2021, secara sepihak diduga meminta Pengadilan Negeri Jakarta Utara mencairkan dana konsinyasi ke Yayasan Daya Besar. Pencairan tersebut tanpa pemberitahuan kepada dirinya selaku ahli waris.
Baca Juga: Ombudsman Desak Pertamina Perbaiki Tata Kelola BBM di Tengah Skandal Korupsi
"Penetapan pun sudah ada dua nama, harusnya adilnya kan mengundang saya atau gimana. Ini enggak, langsung diambil begitu saja dari pengadilan oleh dinas. Ini ada persekongkolan yang enggak benar yang saya lihat," ujarnya.
Terkait Yayasan Daya Besar, Nikodemus menyatakan pihak yang dimaksud diduga telah mengambil uang konsinyasi yang seharusnya diterima oleh ahli waris pemilik tanah.
"Ya karena dia ngambil uang saya itu, (nilainya) hampir Rp28 miliar," bebernya.
Baca Juga: Ada Efisiensi Anggaran, Ombudsman Kencangkan Ikat Pinggang Tuntaskan Laporan Masyarakat
Dia berharap Ombudsman segera merespons aduannya. Dia ingin ada keadilan terkait dana konsinyasi tersebut.
"Saya ambil hak saya untuk keadilannya. Itu kan uang saya, ibaratnya sudah dicuri jugalah, kayak gitu. Saya mau menuntut keadilan ini (melapor ke Ombudsman)," tutur Nikodemus, kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan





