Akurat

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pemilik Warung Madura di Tangsel: Sakit Hati

Dwana Muhfaqdilla | 14 Mei 2024, 14:16 WIB
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pemilik Warung Madura di Tangsel: Sakit Hati

AKURAT.CO Polisi akhirnya mengungkap motif pembunuhan pemilik warung Madura berinisial AH (32) yang ditemukan terbungkus sarung di Perumahan Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (11/5/2024).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully menjelaskan, pelaku yang berinisial FA (23) tega membunuh pamannya sendiri lantaran sakit hati.

“Kalau motifnya itu dia sakit hati,” kata Titus saat dihubungi wartawan, dikutip Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Ramai Wacana Warung Madura Tak Boleh Buka 24 Jam, Ini Klarifikasi Kemenkop UKM

Titus menambahkan, timbulnya rasa sakit hati dalam diri FA lantaran sering dimarahi saat tengah bertugas menjaga warung Madura. Pasalnya, FA merasa kinerjanya sudah bagus.

“Kayak tidur subuh-subuh dibangungin 'lu kalau kerja lu tidur aja jangan di sini' begitu beberapa kali,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kemarahan FA memuncak pada Kamis (9/5/2024), sehingga merencanakan pembunuhan terhadap pamannya.

"(Dibunuh) pakai golok. Itu golok buat motong kelapa. Jadi di sebelah kiri warung Madura itu ada yang jualan kelapa," tuturnya.

Sebelumnya, pemilik warung Madura berisial AH (32) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dan terbungkus sarung di Perumahan Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga: Bongkar Strategi Marketing Unik Warung Madura

Setelah dilakukan penelusuran, AH ternyata korban pembunuhan oleh keponakannya sendiri, FA (23). Dalam aksi pembunuhannya, FA dibantu oleh pelaku lain, NA (28), yang merupakan pedagang soto.

Saat ini, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dengan pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.