Akurat

Teror OPM di Papua Memanas, Komnas HAM Desak Penegakan Hukum yang Akuntabel

Paskalis Rubedanto | 14 April 2024, 23:55 WIB
Teror OPM di Papua Memanas, Komnas HAM Desak Penegakan Hukum yang Akuntabel

AKURAT.CO Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kombas HAM), angkat suara soal teror oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Mencermati situasi konflik dan kekerasan di Papua akhir-akhir ini, Komnas HAM RI mendesak penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, khususnya oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) selaku aparat penegak hukum,” kata Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, dalam keterangannya, Minggu (14/4/2024).

Ia menambahkan, Komnas HAM mengecam segala bentuk dan tindakan kekerasan yang kerap terjadi di Papua, khususnya kekerasan seksual terhadap dua orang perempuan di Nabire, pembunuhan terhadap Komandan Rayon Militer (Danramil) 1703-04/Aradide di Kabupaten Paniai, Papua Tengah yang diduga dilakukan oleh TPNPB-OPM pada 10 April 2024, serta jatuhnya korban jiwa warga sipil anak.

Baca Juga: Optimalkan Pos Keamanan dan Pelayanan, Puan Minta Petugas Siaga di Puncak Arus Balik Lebaran

“Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bahwa siapapun dapat menjadi korban akibat konflik dan kekerasan yang kerap terjadi di Papua. Komnas HAM mendesak pengusutan kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Papua secara transparan oleh Aparat Penegak Hukum, serta penegakan hukum secara akuntabel terhadap pihak-pihak yang terlibat demi tegaknya supremasi hukum,” bebernya.

Atnike juga meminta TNI/Polri atau pihak terkait melakukan evaluasi dalam operasi di Papua, guna memperbaiki kebijakan keamanan.

“Komnas HAM juga mendorong adanya evaluasi pada tataran operasi, komando dan pengendalian keamanan dalam penanganan setiap kekerasan bersenjata di Papua untuk memperbaiki kebijakan keamanan di Papua,” pungkasnya.

Baca Juga: Jerry Massie: SBY Jadi Penghambat Megawati untuk Merapat ke Pemerintahan Prabowo

Sebelumnya, teror di Papua semakin banyak memakan korban, salah satunya Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak Danramil 1703-04 Aradide Letda Inf. Oktovianus Sogalrey, hingga tewas. Tak hanya itu, OPM juga merekam dan mengunggah ke media sosial aksi keji tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.