Dukung Penuh Martin-Harvardy, Noverizky Yakin AKPI Siap Bertransformasi

AKURAT.CO Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) akan menggelar pemilihan Ketua Umum periode 2025–2028 pada Agustus 2025.
Sejumlah nama mulai mencuat, salah satunya adalah Martin Patrick Nagel, pendiri dan partner di FKNK Law Firm, yang resmi mendeklarasikan pencalonannya bersama Harvardy sebagai calon Sekretaris Jenderal.
Dalam deklarasi yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada 3 Juni 2025, pasangan ini mengusung tagline “MVP — Martin Vardy Pasti!” dan menandatangani Pakta Integritas sebagai komitmen atas janji kampanye mereka.
Menanggapi langkah tersebut, praktisi hukum sekaligus pengacara senior, Noverizky Tri Putra, menyampaikan dukungan penuh terhadap Martin dan Harvardy.
Meski bukan anggota kurator, Noverizky menilai visi dan misi yang ditawarkan pasangan ini merupakan angin segar bagi masa depan AKPI.
“Dalam keyakinan saya, hanya Martin Nagel dan Harvardy yang mampu mewujudkan pembaruan besar di tubuh AKPI,” ujar Noverizky melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Noverizky, yang juga merupakan Founding Partner AM Oktarina Counsellor at Law dan Bendahara Umum TIDAR Jakarta Barat, menyebut Martin sebagai salah satu praktisi hukum muda paling berpengaruh di Indonesia.
Lulusan Magister Hukum Bisnis Universitas Padjadjaran ini telah mengantongi lisensi sebagai advokat, kurator, dan pengurus.
Baca Juga: Proyek Rehabilitasi Sekolah di Jakbar Rp95 Miliar Asal Jadi, Atap Bocor hingga Septic Tank Penuh
Pengalaman Martin juga mencakup jabatan sebagai Wakil Ketua AKPI dan berbagai posisi strategis di organisasi advokat nasional.
“AKPI adalah organisasi besar yang membutuhkan pemimpin visioner. Dan sosok itu ada pada Martin Nagel dan Harvardy,” lanjut Noverizky.
Ia optimistis, jika Martin dipercaya memimpin, AKPI akan menjelma menjadi organisasi yang inklusif dan profesional, mampu menaungi semua kurator tanpa pandang latar belakang.
“Jika Martin terpilih, sejarah baru akan tercipta. AKPI akan menjadi rumah bagi seluruh kurator, bukan hanya segelintir,” tutup Noverizky.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










