Buntut Truk Tabrak Pengendara Motor di Teluknaga, Polisi Larang Truk Melintas Selama 3 Hari

AKURAT.CO Kecelakaan antara truk dan pengendara sepeda motor di Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berbuntut panjang.
Diketahui, kecelakaan ini mengakibatkan seorang anak berusia 9 tahun terluka parah di bagian kaki, karena terlindas.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, pun turun mendatangi lokasi dengan ditemani oleh unsur Forkopimda yang lain untuk berdialog dengan warga.
"Bersama Bupati Tangerang, Kadis Perhubungan, sesuai dengan permintaan warga masyarakat disini, yaitu terkait masalah aturan Perbup yang terkait dengan pengaturan jam operasional truk yang melintas di sekitar warga masyarakat di sini," kata Djati kepada wartawan, Jumat (8/11/2024).
Baca Juga: Sopir Truk Ditangkap Usai Tabrak Pengendara Sepeda Motor di Tangerang, Satu Anak Luka Parah
Meski demikian, dia memastikan situasi saat ini cukup kondusif. Bahkan, pihaknya dengan warga telah melakukan pertemuan, dan menyepakati tiga hari ke depan tidak ada truk yang melintas untuk memberikan empati kepada korban.
"Tiga hari ke depan masa berkabung, nggak ada truk yang melintas untuk memberikan empati ke korban tadi, kita berikan pengobatan, langkah ke depan dalam rangka melakukan penertiban jam operasional truk yang melintas disini. Situasi saat ini sudah kondusif," ungkap dia.
Dia menjelaskan, situasi kemarin memang cukup memanas, yang bahkan membuat Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Yolanda Evelyn Sebayang terluka dan dibawa ke rumah sakit.
"Situasi memanas (kemarin), Wakapolres kita yang juga korban lemparan anarkis warga, kepalanya bocor, udah di RS untuk pengobatan," tukas dia.
Sebagai informasi, sopir truk berinisial DWA (21) menabrak sepeda motor, yang membuat anak berusia sembilan tahun terluka parah pada bagian kakinya, di Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (7/11/2024) siang.
Peristiwa ini diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id dan viral di media sosial. Tertulis pada unggahan, warga sekitar meluapkan emosinya dengan merusak sejumlah truk yang masih nekat melintas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









