AKURAT.CO Wamenkumham Edward OS Hiareiej alia Eddy Hiariej diminta mundur dari kabinet, selepas ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Mundurnya Guru Besar Fakultas Hukum UGM penting, untuk tak mengganggu kinerja kementerian.
Anggota Komisi III DPR, Rudy Mas'ud menyebutkan, status tersangka Eddy jangan didiamkan. Bila perlu, Presiden Jokowi memintanya mundur atau menggunakan hak prerogatif merombak kabinet (reshuffle).
"Kalau sudah ditetapkan jadi tersangka, harus mundur. Menjadi tersangka artinya dua alat bukti cukup sudah ada, dan akan mengalami proses persidangan cukup panjang. Ini makan waktu sementara, tugas wamenkumham harus terus berjalan," kata Rudy, melalui pesan singkat, kepada Akurat.co, yang diterima dari Jakarta, Kamis (10/11/2023).
Baca Juga: KPK Sudah Tetapkan Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Sejak 2 Pekan Yang Lalu
Rudy mengaku memonitor kasus tersebut sekalipun sedang menjalankan ibadah Umroh. Dirinya khawatir status tersangka Eddy mengganggu kinerja kabinet pada penghujung pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi.
Eddy ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya termasuk pemberi gratifikasi. Eddy dituduh menerima gratifikasi Rp7 miliar terkait pengesahan badan hukum perusahaan.
Baca Juga: Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Gratifikasi? KPK: Administrasi Sedang Proses
Politisi Golkar menilai, tidak berlebihan kalau Presiden Jokowi mengambil inisiatif mencopot Eddy, apabila yang bersangkutan tidak mundur dalam waktu dekat.
"Presiden sebaiknya mendesaknya (mundur). Jika tidak, presiden bisa lakukan resuffle. Dan tidak boleh terlalu lama. Paling telat dua minggu, supaya tidak terlalu lama ada kekosongan jabatan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









