Langgar Ikrar Kader, Gerindra Pecat Ketua DPC Semarang

AKURAT.CO DPP Partai Gerindra menggelar sidang pelanggaran sumpah ikrar kader terhadap Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso atas kasus penganiayaan.
Sidang menjatuhkan putusan pemecatan Joko Santoso yang melakukan penganiayaan kepada kader PDI Perjuangan, Suparjianto.
Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, memimpin sidang didampingi empat anggota yakni Maulana Bungarar, Dolfie Rompas, Yunico Syahrir dan Sutra Dewi.
Baca Juga: Dugaan Pemukulan Kader PDIP, Gerindra Periksa Ketua DPC Semarang
Dia mengatakan, Majelis Kehormatan Partai Gerindra sepakat menjatuhkan putusan pemecatan Joko Santoso dari posisinya sebagai ketua DPC Gerindra Kota Semarang.
"Setelah melakukan pemeriksaan, intinya majelis bersepakat menyatakan yang bersangkutan bersalah. Melanggar Pasal 68 Aturan Rumah Tangga (ART) Partai Gerindra tentang ikrar kader untuk selalu berperilaku baik," jelas Habiburokhman di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Minggu (10/9/2023).
Dia menjelaskan, Joko Santoso telah mengakui bahwa dirinya datang ke rumah Suparjianto kemudian masuk dan membentak-bentak. Hal tersebut sudah cukup menjadi bukti untuk pemberian sanksi.
Baca Juga: PDIP-Gerindra Bersaing Ketat Di Jabar
"Hal tersebut cukup menjadi bukti. Yang bersangkutan diberikan sanksi cukup berat yaitu diberhentikan sebagai ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang," kata Habiburokhman.
Sementara, untuk permasalahan dugaan penganiayaan diserahkan ke pihak kepolisian dan berharap diselidiki secara adil dan profesional.
"Kami tidak punya kewenangan untuk menilai tentang dugaan penganiayaan, kami serahkan agar aparat penegak hukum bisa bekerja secara profesional. Jika salah dinyatakan bersalah tapi jika tidak jangan dinyatakan bersalah. Harus sesuai dengan bukti-bukti yang ada," jelas Habiburokhman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








