Muhammadiyah dan Qatar Perluas Kerja Sama, Bahas Ketenagakerjaan hingga Forum Dunia Islam

AKURAT.CO Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pemerintah Qatar menjajaki perluasan kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ketenagakerjaan, penyelenggaraan forum internasasional dunia Islam, hingga program sosial-keagamaan. Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran PP Muhammadiyah dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al Dosari, di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (3/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Syafiq Mughni, Syamsul Anwar, serta Bendahara Umum Hilman Latief. Agenda itu menjadi kelanjutan dari komunikasi sebelumnya yang telah membahas peluang kerja sama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni mengatakan, kedua pihak kini juga membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan forum internasasional yang membahas berbagai isu strategis dunia Islam.
Baca Juga: Pendaftaran Bazar Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Panitia Imbau UMKM Waspadai Penipuan
"Selain itu juga dibahas kemungkinan kerja sama dalam penyelenggaraan forum seminar yang membahas berbagai persoalan dunia Islam," ujar Syafiq.
Menurutnya, rencana kolaborasi tersebut merupakan implementasi semangat ta'awun atau saling tolong-menolong antarsesama umat Islam untuk memperkuat peradaban sekaligus menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas.
Syafiq menambahkan, rencana kunjungan Menteri Agama dan Wakaf Qatar ke Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperdalam pembahasan berbagai bentuk kerja sama yang telah dijajaki.
"Dengan mengundang Muhammadiyah, hal ini kami anggap sebagai tindak lanjut dari pertemuan hari ini. Barangkali nanti akan ada pembicaraan yang lebih detail mengenai berbagai bentuk kerja sama antara Muhammadiyah dan negara Qatar," katanya.
Sementara itu, Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al Dosari menyampaikan bahwa peluang kerja sama tidak hanya terbatas pada bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan forum internasasional. Pemerintah Qatar juga membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program sosial-keagamaan.
Beberapa program yang ditawarkan antara lain distribusi Mushaf Al-Qur'an dari Qatar serta penyaluran kurma pada bulan Ramadan. Menurut Sultan, program-program tersebut selama ini juga telah dijalankan bersama Kementerian Agama Republik Indonesia.
"Kami juga memiliki beberapa program yang bisa menjadi program bersama, seperti pembagian Mushaf Al-Qur'an Qatar dan distribusi kurma pada bulan Ramadan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sultan mengungkapkan kesan positif terhadap Muhammadiyah. Ia menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam pertama yang dikunjunginya sejak mulai bertugas sebagai Duta Besar Qatar untuk Indonesia pada 2025.
"Saya adalah Duta Besar Qatar yang baru di Indonesia sejak 2025, dan Muhammadiyah adalah organisasi Islam pertama yang saya kunjungi setelah mulai bertugas," katanya.
Sebelum bertemu jajaran PP Muhammadiyah, Sultan terlebih dahulu melakukan kunjungan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ia menilai Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki kontribusi luas dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
Melalui pertemuan tersebut, Muhammadiyah dan Pemerintah Qatar menegaskan komitmen untuk memperluas kemitraan di berbagai sektor strategis. Selain memperkuat kerja sama yang telah berjalan, kedua pihak berharap kolaborasi di bidang ketenagakerjaan, program sosial-keagamaan, dan forum internasasional dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mempererat hubungan kedua belah pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini





