Masyhuril Khamis Terpilih Aklamasi Pimpin PB Al Washliyah Periode 2026–2031

AKURAT.CO Muktamar XXIII Al Jam'iyatul Al Washliyah menetapkan KH Dr. Masyhuril Khamis SH, MM sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam'iyatul Al Washliyah periode 2026–2031. Masyhuril kembali dipercaya memimpin organisasi Islam tersebut setelah terpilih secara aklamasi melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Keputusan itu diumumkan pada Kamis (9/7/2026) malam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, setelah tim formatur menyelesaikan proses musyawarah dalam rangkaian Muktamar XXIII Al Washliyah yang berlangsung pada 7–10 Juli 2026.
Terpilihnya Masyhuril secara aklamasi menegaskan tradisi musyawarah yang selama ini menjadi mekanisme utama dalam proses regenerasi kepemimpinan Al Washliyah. Proses pemilihan berlangsung tanpa pemungutan suara terbuka maupun kontestasi yang berujung perpecahan di internal organisasi.
Baca Juga: PBNU Bakal Umumkan Daftar Peserta Tetap Muktamar Ke-35 NU Lebih Awal
Dalam pidato usai ditetapkan sebagai ketua umum, Masyhuril menyampaikan rasa syukur sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban pada periode kepemimpinan kedua.
"Amanah ini sangat berat bagi saya. Namun saya bertekad untuk mengemban dan mencurahkan seluruh kemampuan. Untuk itu saya mohon kepada rekan-rekan seperjuangan, para syekh dan tuan guru membantu saya. Tegur saya jika melakukan kesalahan dan apresiasi saya kalau benar," ujarnya di hadapan peserta muktamar.
Ia menegaskan kepemimpinan organisasi memerlukan dukungan serta kritik yang konstruktif dari seluruh kader agar roda organisasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Masyhuril juga mengakui bahwa periode kedua kepemimpinannya akan menghadapi tantangan tersendiri, termasuk faktor usia. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mengabdikan seluruh kemampuan demi kemajuan Al Washliyah.
"Di periode pertama saya sedang semangat-semangatnya. Di periode kedua ini mungkin tenaga agak berkurang karena faktor usia, namun yakinlah saya akan mencurahkan segala kemampuan," katanya.
Ia menambahkan jabatan bukanlah tujuan akhir dalam pengabdian kepada organisasi. Menurutnya, kepemimpinan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan sehingga siap menerima evaluasi maupun melepaskan jabatan apabila dinilai tidak lagi menjalankan amanah dengan baik.
Dalam kesempatan yang sama, Masyhuril mengumumkan susunan pimpinan harian PB Al Washliyah periode 2026–2031. Jabatan Sekretaris Umum dipercayakan kepada Prof. Dr. H. Syarifuddin Herlambang, MA, sedangkan posisi Bendahara Umum kembali diemban Rizal Naibaho.
Baca Juga: Idrus Marham: Muktamar NU Harus Lahirkan Kepengurusan Visioner dan Berintegritas
Kepengurusan baru diharapkan melanjutkan berbagai program strategis organisasi, khususnya di bidang pendidikan, dakwah, pemberdayaan umat, dan pelayanan sosial.
Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, Muktamar XXIII Al Jam'iyatul Al Washliyah tidak hanya menetapkan kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
Dengan terpilihnya kembali Masyhuril Khamis secara aklamasi, Al Washliyah menegaskan komitmennya mempertahankan tradisi musyawarah mufakat sebagai landasan utama dalam proses pengambilan keputusan dan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





