Akurat Logo

Tunaikan Nazar, Jemaah Haji Asal Semarang Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah

Lufaefi | 12 Juni 2026, 09:49 WIB
Tunaikan Nazar, Jemaah Haji Asal Semarang Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Jemaah haji asal Semarang Jalan kaki dari Bandara ke Rumah (google image)

AKURAT.CO Seorang jemaah haji asal Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Mustofa Ismail (66), menunaikan nazarnya dengan berjalan kaki sejauh sekitar 34 kilometer dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menuju rumahnya setelah pulang dari Tanah Suci.

Mustofa memulai perjalanan pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di kediamannya pada pukul 23.15 WIB. Perjalanan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran ibadah haji yang dijalaninya.

“Alhamdulillah, menjalankan ibadah haji dengan lancar dan pulang dalam keadaan sehat,” ujar Mustofa.

Dalam perjalanan, Mustofa melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, yakni Kecamatan Sambi, Simo, Klego, dan Karanggede sebelum memasuki Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Meski menempuh jarak puluhan kilometer, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti selama perjalanan.

“Tidak ada kendala, semua lancar. Ini bentuk syukur karena diberi kesehatan dan kelancaran, dari awal persiapan hingga pulang dari ibadah haji,” katanya.

Baca Juga: Menteri Haji Klaim Ibadah Haji Jemaah yang Kena Penipuan Dam Tetap Sah

Saat berjalan kaki, Mustofa ditemani adik perempuannya. Sementara itu, anaknya mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor untuk memastikan kondisi sang ayah tetap aman selama perjalanan.

Aksi berjalan kaki tersebut bukan kali pertama dilakukan Mustofa. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, ia juga sempat menjadi perhatian masyarakat karena berjalan kaki menuju titik kumpul keberangkatan haji dengan mengenakan caping khas yang selalu melekat padanya.

Setibanya di rumah, Mustofa disambut keluarga, kerabat, dan warga sekitar yang telah menantikan kepulangannya. Suasana haru mewarnai penyambutan tersebut ketika sejumlah anggota keluarga memeluk dan menyalaminya satu per satu.

Camat Suruh, Vega Lazuardi, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji asal wilayahnya dalam kondisi sehat. Menurutnya, perjalanan Mustofa menjadi gambaran kuatnya nilai religius yang hidup di tengah masyarakat.

“Yang terpenting beliau sehat dan bisa menjalankan ibadah dengan lancar. Kami bersyukur seluruh jemaah haji Kecamatan Suruh dapat kembali pulang 100 persen dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Vega juga mengapresiasi komitmen Mustofa dalam menunaikan nazarnya setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan keteguhan niat, semangat religius, dan budaya gotong royong yang masih terjaga di masyarakat.

Baca Juga: Tujuh Saksi Dugaan Penipuan Dam dan Badal Haji Diperiksa Setibanya di Bandara Kertajati

“Rangkaian peristiwa nazar Haji Mustofa Ismail menunjukkan wajah masyarakat yang religius, kuat, guyub, dan suka bergotong royong. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dengan tulus ikhlas,” kata Vega.

Pemerintah Kecamatan Suruh berharap ibadah haji yang telah dijalankan para jemaah dapat diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi