Duh! Pesawat Jemaah Haji Indonesia Mendarat Darurat di Oman, Ada Apa?

AKURAT.CO Ratusan jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam Kloter 30 Debarkasi Surabaya sempat mengalami penundaan kepulangan setelah pesawat Saudi Airlines yang mereka tumpangi harus mendarat darurat di Muskat, Oman, Selasa (9/6/2026).
Insiden tersebut melibatkan sekitar 380 jemaah asal Kabupaten Lamongan dan Tuban, Jawa Timur. Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi aman dan telah diberangkatkan kembali menggunakan pesawat pengganti.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menjelaskan bahwa pendaratan di Oman pada awalnya bukan disebabkan gangguan teknis pesawat, melainkan karena adanya seorang jemaah yang mengalami kondisi kesehatan darurat saat penerbangan berlangsung.
“Pada awalnya ada jemaah yang sakit sehingga sesuai prosedur penerbangan harus diturunkan di bandara terdekat, dan terdekat adalah Oman,” kata Gus Irfan saat menyambut kedatangan Musyrif Din di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (9/6/2026).
Sesuai standar keselamatan penerbangan internasional, pesawat kemudian mendarat di Bandara Muskat agar jemaah yang sakit dapat segera memperoleh penanganan medis.
Setelah proses evakuasi dan penanganan kesehatan dilakukan, pesawat kembali melanjutkan perjalanan menuju Indonesia. Namun di tengah persiapan penerbangan lanjutan, kru menemukan adanya kendala teknis pada armada yang digunakan.
Akibat temuan tersebut, pesawat harus kembali menjalani pemeriksaan dan perbaikan di Oman demi memastikan keselamatan seluruh penumpang.
“Setelah itu pesawat kembali terbang, ternyata harus ganti pesawat karena ada kendala teknis pesawat harus kembali ke Oman untuk perbaikan, dan segala macam,” ujar Gus Irfan.
Kondisi tersebut menyebabkan kepulangan ratusan jemaah sempat tertunda beberapa waktu. Meski demikian, pihak maskapai bersama otoritas terkait segera menyiapkan pesawat pengganti agar perjalanan dapat dilanjutkan.
Menurut Gus Irfan, proses penanganan berjalan lancar dan para jemaah akhirnya dapat kembali melanjutkan penerbangan menuju Tanah Air.
“Alhamdulillah, pagi ini terbang kembali. Saya kira itu,” katanya.
Peristiwa ini menjadi salah satu insiden transportasi yang mewarnai proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026. Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah juga sempat menyoroti sejumlah keterlambatan penerbangan yang terjadi selama fase pemulangan jemaah dari Arab Saudi.
Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh proses pemulangan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan jemaah.
Baca Juga: KBIH Penipu Jamaah Haji Rp1,4 Miliar Bakal Dicabut Izin dan Diproses Pidana
Pendaratan darurat yang dilakukan di Oman dinilai sebagai langkah tepat untuk memberikan pertolongan kepada jemaah yang membutuhkan perawatan medis sekaligus memastikan kondisi pesawat layak terbang sebelum melanjutkan perjalanan.
Hingga saat ini, proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi masih terus berlangsung secara bertahap melalui berbagai embarkasi di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





