Akurat

Sejarah Isra Miraj Lengkap: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW dan Maknanya bagi Umat Islam

Kosim Rahman | 13 Januari 2026, 13:00 WIB
Sejarah Isra Miraj Lengkap: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW dan Maknanya bagi Umat Islam

AKURAT.CO Sejarah Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam kisah Islam yang menunjukkan kebesaran Allah SWT dan menjadi tonggak penting dalam sejarah umat Islam.

Peristiwa ini tidak hanya memberikan pemahaman spiritual, tetapi juga menjelaskan turunnya kewajiban salat lima waktu yang kini dipraktikkan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Istilah Isra secara harfiah berarti “perjalanan malam”, sedangkan Miraj berarti “kenaikan”. Dalam konteks Islam, Isra Miraj adalah peristiwa di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa pada satu malam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha untuk bertemu Allah SWT.

Baca Juga: 50 Ucapan Isra Miraj 2026 Penuh Makna, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

Perjalanan ini terjadi pada malam 27 Rajab di tahun ke-12 kenabian Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tersebut menegaskan posisi beliau sebagai nabi terakhir dan menjadi simbol kebesaran Allah SWT.

Kronologi Perjalanan Isra Miraj

Isra: Perjalanan Malam

Dalam peristiwa Isra, Nabi Muhammad SAW dibawa oleh Malaikat Jibril menggunakan makhluk bernama Buraq, yakni binatang dengan kecepatan luar biasa, untuk melakukan perjalanan malam dari Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Di sana, beliau menunaikan salat bersama para nabi terdahulu sebagai imam.

Miraj: Kenaikan ke Langit Ketujuh

Usai Isra, Nabi Muhammad SAW melanjutkan Miraj kenaikan dari Masjidil Aqsa ke langit ketujuh. Dalam proses ini, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu di masing-masing tingkat langit: mulai dari Nabi Adam AS di langit pertama hingga Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh.

Akhirnya beliau mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang hanya disinggahi oleh Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT.

Di Sidratul Muntaha inilah Allah SWT mewajibkan salat lima waktu bagi umat Islam sebagai bentuk ibadah utama dan tiang agama.

Baca Juga: 15 Link Download Poster Isra Miraj 2025 Gratis dan Beragam Desain, Cocok Share Medsos!

Makna dan Hikmah Peristiwa Isra Miraj

1. Bukti Kekuasaan Allah SWT

Isra Miraj menunjukkan kebesaran Allah SWT yang mampu memindahkan hamba-Nya dalam satu malam menembus ruang dan waktu, sesuatu yang berada di luar nalar manusia biasa.

2. Penetapan Salat Lima Waktu

Salah satu hikmah terpenting dari Isra Miraj adalah pensyariatan salat lima waktu. Perintah ini menjadi pilar utama agama Islam yang menjadi jalan komunikasi paling langsung antara umat manusia dengan Allah SWT.

3. Penguatan Keimanan Umat Islam

Peristiwa ini memperkuat keyakinan umat Muslim bahwa keberadaan akhirat, surga, dan neraka adalah nyata, serta kehidupan setelah mati merupakan bagian penting dalam keimanan.

Isra Miraj dalam Al-Quran dan Hadis

Perjalanan Isra disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 1 yang menggambarkan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa demi menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Sedangkan bagian Miraj dijelaskan melalui berbagai riwayat hadis yang meriwayatkan pertemuan Nabi SAW dengan para nabi terdahulu di setiap langit dan perintah salat lima waktu.

Walaupun terjadi lebih dari 14 abad lalu, makna Isra Miraj tetap relevan dalam kehidupan Muslim saat ini. Peristiwa ini mengajarkan pentingnya keimanan, ketakwaan, kekuatan spiritual, serta penegakan salat sebagai fondasi hidup yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Itulah rangkuman lengkap mengenai sejarah Isra Miraj dalam Islam, mulai dari latar belakang, kronologi kisah, hingga makna dan hikmah yang dapat dipetik bagi kehidupan umat Muslim sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.