Shalawat Penarik Rezeki, Dibaca Saat Belum Punya Kerjaan

AKURAT.CO Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan akan rezeki. Pekerjaan menjadi salah satu jalan utama untuk mendapatkan penghidupan yang layak.
Namun, tidak sedikit orang yang berada dalam masa sulit ketika belum mendapatkan pekerjaan.
Pada kondisi inilah, doa, dzikir, dan shalawat menjadi sandaran batin yang menenangkan sekaligus membuka pintu-pintu rezeki yang penuh berkah.
Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw bukan hanya bentuk cinta umat kepada Rasulullah, melainkan juga sarana untuk memohon pertolongan Allah Swt.
Banyak ulama menegaskan bahwa memperbanyak shalawat adalah salah satu kunci rezeki yang tidak terduga.
Hal ini sesuai dengan janji Allah bahwa siapa saja yang mengingat-Nya, maka Allah pun akan mengingat hamba tersebut dengan cara yang lebih baik.
Salah satu shalawat yang dikenal sebagai penarik rezeki dan sering diamalkan oleh para ulama adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِينَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ، مِنْ جَمِيعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, shalawat yang dengannya Engkau menyelamatkan kami dari segala bencana dan malapetaka, yang dengannya Engkau penuhi segala kebutuhan kami, yang dengannya Engkau sucikan kami dari segala dosa dan kesalahan, yang dengannya Engkau angkat derajat kami di sisi-Mu setinggi-tingginya, dan yang dengannya Engkau sampaikan kami pada puncak segala kebaikan, baik di kehidupan dunia maupun setelah kami wafat.”
Baca Juga: 5 Shalawat Penarik Rezeki, Dijamin Ampuh!
Shalawat ini dikenal sebagai Shalawat Nariyah atau Shalawat Tunjina. Banyak ulama meyakini bahwa membacanya dengan penuh keyakinan dapat menjadi sebab terbukanya pintu rezeki, dimudahkan segala urusan, serta diangkat kesempitan hidup.
Kekuatan shalawat bukanlah pada lafaz semata, tetapi pada makna spiritual yang terkandung di dalamnya. Membaca shalawat dengan hati yang ikhlas akan menghubungkan seorang hamba dengan Nabi Muhammad Saw dan sekaligus mengharap kasih sayang Allah Swt. Dengan demikian, shalawat menjadi bagian dari usaha batiniah yang mendampingi ikhtiar lahiriah.
Bagi seseorang yang belum memiliki pekerjaan, shalawat ini dapat menjadi wirid harian yang dibaca setelah shalat fardhu atau di waktu-waktu senggang. Disarankan untuk membaca setidaknya 11 kali atau 41 kali setiap hari, sembari memohon kepada Allah agar dibukakan jalan rezeki yang halal dan berkah.
Selain itu, penting pula untuk menyeimbangkan amalan shalawat dengan usaha nyata. Rasulullah Saw bersabda bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, yang mengandung pesan bahwa bekerja, berusaha, dan berikhtiar tetap menjadi kewajiban. Shalawat bukan pengganti ikhtiar, tetapi penguat spiritual agar usaha kita diridhai Allah Swt.
Baca Juga: Ini Arti Telinga Kiri Berdenging Menurut Islam
Banyak kisah yang beredar di kalangan umat Islam tentang seseorang yang menemukan kemudahan setelah mengamalkan shalawat ini secara istiqamah.
Ada yang mendapat pekerjaan lebih cepat dari perkiraan, ada pula yang dipertemukan dengan peluang usaha yang tak disangka-sangka.
Kisah-kisah tersebut menunjukkan bahwa ketika hati dipenuhi zikir dan shalawat, maka Allah akan menolong dengan cara yang tidak pernah terlintas sebelumnya.
Pada akhirnya, membaca shalawat penarik rezeki saat belum memiliki pekerjaan adalah bentuk doa yang penuh harap sekaligus peneguh iman.
Ia menjadi pengingat bahwa rezeki bukanlah semata-mata hasil jerih payah manusia, tetapi anugerah Allah Swt yang datang pada waktunya. Seseorang yang mengiringi usahanya dengan doa dan shalawat akan senantiasa diberi ketenangan, bahkan sebelum rezeki itu benar-benar hadir.
Shalawat adalah kunci, doa adalah senjata, dan ikhtiar adalah jalan. Dengan ketiganya, hidup menjadi lebih terarah, hati lebih lapang, dan pintu rezeki pun insyaallah akan terbuka lebar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









