Terjadi Gempa Bumi di Bekasi dengan Magnitudo 4,9, Ini Doa dalam Al-Qur'an saat Terjadi Musibah

AKURAT.CO Bekasi kembali diguncang gempa bumi pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi pada pukul 19.54 WIB.
Getaran gempa dirasakan hingga Purwakarta, Depok, Bandung, Jakarta, bahkan Tangerang Selatan.
BMKG menyebut episenter gempa terletak di darat, sekitar 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.
Getaran tercatat pada Skala Intensitas III–IV MMI di wilayah Bekasi dan sekitarnya, yang artinya guncangan terasa nyata di dalam rumah. Meski cukup kuat, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Peristiwa alam seperti gempa bumi selalu menjadi pengingat bagi manusia betapa lemahnya daya manusia dibandingkan dengan kekuasaan Allah SWT.
Dalam situasi genting, doa menjadi salah satu ikhtiar batin yang dapat menenangkan hati serta memohon keselamatan dari Allah.
Baca Juga: Gempa Hantam Bekasi, Ini Doa agar Tidak Ada Korban
Al-Qur’an sendiri memuat doa-doa yang relevan untuk dibaca saat terjadi musibah, baik berupa bencana alam maupun ujian hidup lainnya.
Salah satu doa yang diabadikan dalam Al-Qur’an adalah doa Nabi Ayyub ketika beliau diuji dengan penderitaan besar. Allah merekam doa ini dalam Surah Al-Anbiya ayat 83:
رَبِّ إِنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Rabbi innī massaniyaḍ-ḍurru wa anta arḥamur-rāḥimīn.
Artinya: “Ya Rabbku, sungguh aku telah ditimpa kesusahan, dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”
Doa ini mencerminkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah, bahwa setiap ujian yang menimpa pada hakikatnya hanyalah jalan untuk kembali berserah diri.
Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 286, umat Islam juga diajarkan untuk memohon keringanan dan perlindungan dari bencana:
رَبَّنَا لَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا
Rabbanā lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa‘fu ‘annā waghfir lanā warḥamnā.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami.”
Doa ini dapat menjadi bacaan yang menenangkan hati, sekaligus menguatkan keyakinan bahwa Allah tidak akan membebani seorang hamba di luar batas kemampuannya.
Baca Juga: Doa Guru untuk Muridnya itu Mustajab, Ini Dalilnya dalam Islam
Musibah, termasuk gempa bumi, memang tidak bisa dicegah sepenuhnya oleh manusia. Namun, doa, dzikir, dan kesabaran merupakan jalan agar hati tetap tegar, sembari masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan serta ikhtiar menjaga keselamatan diri.
Gempa bumi di Bekasi kali ini kembali mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia sangat rapuh. Dengan doa, umat Islam diharapkan mampu menghadapi bencana dengan ketenangan, penuh tawakal, dan tetap berpegang pada keyakinan bahwa setiap ujian selalu mengandung hikmah dari Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






