Mewujudkan Mimpi Gus Dur: Sinta Nuriyah dan Pramono Bahas Pusat Kajian Islam Asia Tenggara

SINTA
AKURAT.CO Sebuah wacana besar tentang moderasi Islam dan dialog Asia Tenggara kembali mengemuka. Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/7/2025), membahas rencana pembangunan Pusat Kajian Islam Asia Tenggara di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Rencana ini bukan sekadar pembangunan fisik. Lebih jauh, menurut Sinta, ini adalah warisan pemikiran Gus Dur yang sejak lama bermimpi mendirikan pusat kajian yang menghubungkan wacana keislaman Indonesia dengan jejaring keilmuan Asia Tenggara.
Sinta juga mengungkapkan rencana menghadirkan diorama interaktif Gus Dur, yang memungkinkan pengunjung "berdialog" dengan pemikiran-pemikiran beliau secara digital.
"Yang bercerita itu Gus Dur sendiri, seolah-olah ngomong sendiri," ujar Sinta.
Baca Juga: Kedaulatan Algoritma di Tengah Kolonialisme Digital
Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap proyek tersebut. Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan membantu perizinan hingga penyusunan konsep perpustakaan digital dan diorama tersebut.
Tak sekadar soal administrasi, Pramono secara pribadi juga memiliki kedekatan emosional dengan Gus Dur. "Saya jadi gubernur ini pun, rasanya direstui Gus Dur. Karena saya ziarah ke makam beliau," kata Pramono dengan nada akrab.
Proyek ini, jika terealisasi, berpotensi menjadi salah satu landmark pemikiran Islam inklusif dan progresif di Asia Tenggara.
Namun, tantangan nyata menanti, apakah proyek ini hanya akan menjadi simbol atau benar-benar menjadi ruang dialog lintas agama, budaya, dan negara yang hidup dan dinamis?
Bagaimana memastikan pusat ini relevan bagi generasi muda digital native di tengah tantangan radikalisme dan konservatisme sempit yang masih menguat di sebagian kawasan?
Baca Juga: Gus Dur Dinobatkan Sebagai Bapak Tionghoa Indonesia, Begini Sejarahnya
Wacana besar ini perlu dikawal, bukan hanya oleh keluarga Gus Dur dan Pemprov DKI, tetapi juga oleh masyarakat sipil yang peduli pada masa depan Islam yang ramah, terbuka, dan membumi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








