Akurat

5 Sholawat yang Dianjurkan Dibaca di Momen Tahun Baru Islam

Eko Krisyanto | 28 Juni 2025, 21:23 WIB
5 Sholawat yang Dianjurkan Dibaca di Momen Tahun Baru Islam

AKURAT.CO Momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan baik, salah satunya dengan membaca sholawat Nabi Muhammad SAW.

Malam 1 Muharram menjadi momen istimewa untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus memohon keberkahan di tahun yang baru.

Tahun Baru Islam 1447 Hijriah jatuh pada Jumat malam, 27 Juni 2025. Berdasarkan hitungan kalender Hijriah, malam 1 Muharram sudah dimulai sejak Maghrib pada Kamis, 26 Juni 2025.

Keistimewaan bulan Muharram dijelaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surat At-Taubah ayat 36:

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan... Di antaranya terdapat empat bulan yang dimuliakan..."

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh di bulan-bulan mulia ini, termasuk memperbanyak membaca sholawat.

Berikut lima bacaan sholawat yang dianjurkan diamalkan di malam Tahun Baru Islam:

1. Sholawat Alin’am

Sholawat ini dibaca untuk memohon kebahagiaan di dunia dan akhirat. Cocok diamalkan sebagai doa awal tahun.

Lafal Arab:
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ أَهْلِ بَيْتِهِ
Latin:
Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ahli baitihi.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, dan kepada seluruh ahli baitnya.”

2. Sholawat Ma’tsuroh

Sholawat ini menyebut Nabi sebagai nabi ummi, simbol kerendahan hati yang menjadi cahaya bagi umat.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Jakarta Aman Selama Libur Tahun Baru Islam

Lafal Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ ٱلنَّبِيِّ ٱلْأُمِّيِّ وَعَلَىٰ آلِهِ وَسَلِّمْ
Latin:
Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin Nabiyyil Ummiyyi wa ‘alā ālihi wa sallim.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad yang ummi serta kepada keluarganya.”

3. Sholawat Fatih

Dikenal sebagai sholawat pembuka jalan keberkahan dan penutup kenabian, bacaan ini kerap diamalkan oleh para ulama.

Lafal Arab:
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ...
Latin:
Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadinil fatihi lima ughliqo...
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW, pembuka atas segala yang terkunci, penutup dari apa yang telah lalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, serta pemberi petunjuk ke jalan-Mu yang lurus…”

4. Sholawat Quthbul Al-Qhotob

Sholawat ini memuliakan Nabi Muhammad dalam berbagai fase zaman, dari awal hingga hari akhir.

Lafal Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ...
Latin:
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammadin fil awwalīn...
Artinya:
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang... limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW di masa awal, akhir, di kalangan para nabi, rasul, dan malaikat tertinggi hingga hari kiamat.”

Baca Juga: Bursa Transfer: Brentford Dikabarkan Tolak Tawaran Rp1,39 Triliun MU untuk Bryan Mbeumo

5. Sholawat Ummy

Sholawat ini dikenal sebagai bacaan yang disukai Nabi Muhammad karena kesahihannya, serta berisi doa yang juga diberikan kepada Nabi Ibrahim.

Lafal Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ...
Latin:
Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad...
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim dan keturunannya…”

Malam 1 Muharram adalah waktu terbaik untuk mengawali tahun dengan hati yang bersih, penuh harapan, dan doa.

Dengan memperbanyak bacaan sholawat, umat Islam tidak hanya meneladani Rasulullah SAW, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan ikatan dengan Allah SWT.

Selamat menyambut Tahun Baru Islam 1447 H. Semoga menjadi awal yang penuh keberkahan.

 

Laporan: Nadia Nur Anggraini/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.