Akurat

Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam: Arab, Latin, dan Terjemahan

Lufaefi | 19 Juni 2025, 09:56 WIB
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam: Arab, Latin, dan Terjemahan

AKURAT.CO Tahun Baru Islam atau 1 Muharram merupakan momen penting dalam kalender Hijriah yang disambut dengan perenungan, doa, dan niat untuk memperbaiki diri.

Tidak seperti perayaan tahun baru dalam kalender masehi yang cenderung bersifat seremonial dan penuh hiburan, Tahun Baru Islam lebih menekankan pada aspek spiritualitas.

Pada malam pergantian tahun, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa akhir tahun dan awal tahun sebagai bentuk pengharapan, penutupan catatan amal buruk, dan pembuka untuk amal yang lebih baik.

Dalam tradisi masyarakat Muslim, khususnya di Indonesia, membaca doa akhir dan awal tahun telah menjadi bagian dari amalan yang dilakukan secara berjamaah di masjid, surau, atau secara pribadi di rumah.

Amalan ini bukanlah kewajiban yang bersifat syariat, melainkan anjuran ulama sebagai bentuk doa dan dzikir untuk menyambut tahun baru dengan harapan dan niat yang lebih baik.

Berikut ini adalah bacaan doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia:

Baca Juga: Cara Mandi Besar Setelah Haid, Mudah Dipahami

Doa Akhir Tahun (dibaca sebelum Maghrib tanggal 30 Dzulhijjah):

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلِمْتَ عَنِّي بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَىٰ عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْئَتِي عَلَىٰ مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي، وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تُرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ اللّهُمَّ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ

Allahumma maa 'amiltu fii haadzihis-sanati mimmaa nahaitanii 'anhu walam tardhahu, wa nasiituhu walam tansahu, wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'ala 'uquubatii, wa da'autanii ilat-tawbati ba'da jura-atii 'ala ma'shiyatika, fa innii astaghfiruka faghfirlii. Wamaa 'amiltu min 'amalin tardhaahu wa wa'adtanii 'alayhil-tsawaaba, fa as-aluka Allahumma yaa Dzal-Jalaali wal-Ikraam an tataqabbalahu minnii. Walaa taqtha' rajaa-i minka yaa Kariim.

Terjemahan:

Ya Allah, apa saja yang telah aku lakukan pada tahun ini dari hal-hal yang Engkau larang namun aku tetap melakukannya, dan aku melakukannya bukan karena Engkau ridhai, serta aku melupakannya sedangkan Engkau tidak pernah melupakannya, Engkau tetap bersabar kepadaku padahal Engkau mampu menghukumku, dan Engkau mengajakku bertobat setelah aku berani bermaksiat kepada-Mu. Maka aku memohon ampun kepada-Mu, maka ampunilah aku. Dan jika ada amal kebaikan yang telah aku lakukan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, maka aku memohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Maha Dermawan, terimalah amal tersebut dariku. Dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.

Doa Awal Tahun (dibaca setelah Maghrib tanggal 1 Muharram):

اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَىٰ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرَمِكَ الْجَسِيمِ أَعْتَمِدُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَىٰ هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Allahumma Antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa 'alaa fadhlikal-'azhiimi wa karamikal-jasiimi a'tamidu. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad aqbala, as-aluka al-'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa awliyaa-ihi, wal-'auna 'alaa hadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu-i, wal-isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfa, yaa Dzal-Jalaali wal-Ikraam, yaa Arhamar-Raahimiin.

Baca Juga: Doa Awal Tahun dan Akhir Tahun Hijriyah, untuk Hidup yang Lebih Baik

Terjemahan:

Ya Allah, Engkau adalah Dzat Yang Abadi, Yang Pertama dan Maha Awal. Kepada-Mu aku bersandar atas anugerah-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang besar. Tahun baru ini telah datang, aku memohon kepada-Mu perlindungan dari setan dan para pengikutnya, serta pertolongan atas hawa nafsu yang selalu mengajak kepada kejahatan, dan kesibukan dalam hal-hal yang mendekatkanku kepada-Mu. Wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Maha Dermawan, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.

Dengan membaca kedua doa ini, umat Islam diajak untuk menutup tahun dengan istighfar dan membukanya dengan doa dan niat baik. Hal ini sejalan dengan semangat hijrah Nabi Muhammad Saw yang bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih taat, bersih, dan bermakna.

Tahun baru dalam Islam adalah kesempatan untuk hijrah dari kegelapan menuju cahaya. Maka, semoga pergantian tahun ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momen spiritual yang memperkuat ikatan kita kepada Sang Pencipta, memperbaiki hubungan antar sesama, dan menjadi titik balik untuk kehidupan yang lebih bertakwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.