Kisah Ustaz Yahya Waloni: Masuk Islam hingga Meninggal saat Khutbah

AKURAT.CO Pendakwah kondang Muhammad Yahya Waloni meninggal dunia saat menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Rappocini, Makassar. Ia wafat di usia 55 tahun, tepat pada Hari Raya Iduladha 1446 H, Jumat (6/6/2025).
Peristiwa ini terjadi usai Yahya menyampaikan khotbah pertama yang bertemakan keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam berkurban. Saat hendak memulai khutbah kedua, tubuhnya tiba-tiba limbung dan jatuh dari mimbar. Jamaah segera membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Tim medis menyatakan sang dai telah wafat.
Sosok Yahya Waloni dikenal luas karena kisah hijrahnya dari seorang pendeta menjadi pendakwah Islam. Pria kelahiran Manado, 30 November 1970 ini pernah menjadi rektor di Sekolah Tinggi Teologi Eben-Haezer dan melahirkan banyak pendeta sebelum memeluk Islam pada 11 Oktober 2006.
Keputusannya masuk Islam bermula dari pertemuan dengan seorang penjual ikan bernama Sappo, yang membawanya berdialog panjang tentang Islam. Yahya lalu mendalami Islam secara serius dan mulai meragukan kedudukan Isa sebagai Tuhan.
Baca Juga: Ustaz Yahya Waloni Wafat Saat Khotbah Jumat di Makassar, Ini Cerita Sang Istri
Konflik dengan istrinya, Lusiana, sempat mewarnai proses hijrahnya. Namun, keduanya akhirnya memeluk Islam setelah mengalami mimpi yang sama pada malam 17 Ramadan 2006. “Kami mengucapkan dua kalimat syahadat dituntun Ustaz Komarudin Sofa,” ujar Yahya dalam satu wawancara.
Setelah menjadi mualaf, Yahya mengganti namanya menjadi Muhammad Yahya Waloni dan istrinya menjadi Mutmainnah. Keduanya dikaruniai tiga anak.
Kiprah dakwah Yahya tak lepas dari kontroversi. Ia sempat dipenjara lima bulan pada 2022 karena ujaran kebencian terhadap agama lain. Namun, setelah keluar, ia menyatakan tobat dan berjanji tidak lagi menyerang keyakinan lain. “Saya akui kesalahan saya,” ungkapnya kala itu.
Kabar wafatnya Yahya Waloni langsung viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik, mengingat sepak terjangnya yang unik dan penuh dinamika. Ia meninggalkan jejak kisah hijrah yang menginspirasi, meski tak lepas dari kritik tajam selama hidupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







