Akurat

5 Puisi Peringatan Hari Kartini 2025 yang Penuh Makna, Inspiratif, dan Penuh Hikmah!

Fajar Rizky Ramadhan | 21 April 2025, 08:00 WIB
5 Puisi Peringatan Hari Kartini 2025 yang Penuh Makna, Inspiratif, dan Penuh Hikmah!

AKURAT.CO Hari Kartini bukan sekadar peringatan sejarah. Ia adalah momentum menyulut kembali semangat perjuangan, terutama bagi perempuan Indonesia yang masih harus melawan stereotip dan batasan sosial.

Raden Ajeng Kartini telah mewariskan lebih dari sekadar tulisan—ia menanamkan keberanian untuk berpikir, bermimpi, dan memperjuangkan harapan.

Dalam semangat itu, puisi menjadi salah satu medium yang paling menyentuh. Kata-kata yang hidup dari hati bisa menjadi jembatan yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai perjuangan masa lalu.

Berikut adalah lima puisi pilihan untuk memperingati Hari Kartini 2025. Penuh makna, menginspirasi, dan sarat hikmah.

1. "Surat Untuk Kartini"

Oleh: L.J.

Di jantung sejarah, namamu terpatri
Bukan dalam lembaran usang
Tapi dalam gema suara perempuan hari ini

Kau tulis luka dan harap
Dalam tinta yang tak mengering oleh zaman

Kartini, suratmu bukan sekadar kisah
Tapi nyala yang menyalakan ribuan lilin
Di ruang gelap patriarki

Terima kasih telah berkata,
Bahwa perempuan boleh bermimpi
Dan mimpi itu, layak diperjuangkan

Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Hari Kartini 2025 yang Sarat Nilai-nilai Islami

2. "Cahaya dari Jepara"

Oleh: Ananta P.

Dari pantai Jepara lahir cahaya
Tak hanya menerangi rumah
Tapi menyusup ke lorong-lorong kesadaran

Kau ajarkan bahwa sekolah bukan milik satu gender
Tapi hak setiap jiwa yang ingin tumbuh

Dalam diammu, kami mendengar teriakan
Dalam sabarmu, kami melihat revolusi

Kartini, engkau cahaya
Yang tak pernah padam di setiap langkah wanita Indonesia

3. "Kartini Bukan Sekadar Nama"

Oleh: Dita R.

Mereka kira engkau hanya hari libur
Atau parade kebaya
Tapi engkau adalah pembebas
Yang menulis perlawanan dalam surat cinta

Engkau mengajari kami mencintai ilmu
Tanpa takut dikatakatai “terlalu pintar”

Kartini bukan sekadar nama,
Tapi janji, bahwa perempuan bisa
Dan harus, jadi cahaya peradaban

4. "Emansipasi dalam Doa Ibu"

Oleh: L.J.

Ibu selalu menyebut Kartini dalam doanya
“Semoga kau tumbuh sekuat Kartini,” katanya

Maka aku belajar:
Bahwa kuat tak selalu berarti keras
Tapi gigih, tekun, dan tak putus asa

Kartini hadir dalam setiap langkah perempuan
Yang tak menyerah
Yang terus belajar
Yang memilih berpikir, dan memilih bermakna

5. "Kami Adalah Kartini-Kartini Baru"

Oleh: S. Nadya

Di balik laptop, buku, dan ruang rapat
Kami membawa namamu
Kartini—dalam pikiran dan pilihan

Kami bukan peniru, tapi penerus
Yang melanjutkan perjuangan tanpa pedang
Tapi dengan pena, ide, dan teknologi

Tak perlu menunggu jadi ibu bangsa
Untuk jadi perempuan berdaya

Kami adalah Kartini-Kartini baru
Yang tak akan membiarkan mimpimu usang

Baca Juga: 45 Tema Hari Kartini 2025 untuk Sekolah, Kampus, dan Perusahaan

Kartini mengajarkan bahwa perubahan besar dimulai dari keberanian berpikir berbeda. Dari keberanian itulah, lahir kekuatan. Dan dari kekuatan itulah, lahir kemajuan.

Mari rayakan Hari Kartini 2025 ini tidak hanya dengan kebaya dan potret, tapi juga dengan refleksi, diskusi, dan tentu—kata-kata penuh makna. Karena seperti Kartini, kita pun bisa mengubah dunia, satu ide, satu tindakan, dan satu puisi pada satu waktu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.