Tips Seru Halal Bihalal di Kantor yang Tidak Bikin Bosan, Dijamin Bikin Rekan Kerja Semakin Akrab Pasca Idulfitri!

AKURAT.CO Setelah momen kemenangan Idulfitri, tradisi halal bihalal menjadi agenda wajib di banyak instansi, termasuk di kantor.
Namun, sering kali kegiatan ini hanya jadi seremoni yang datar, minim interaksi hangat, dan malah bikin sebagian pegawai ingin cepat-cepat balik ke meja kerja.
Padahal, esensi halal bihalal adalah mempererat hubungan dan membangun kembali semangat kolektif setelah libur panjang.
Berikut beberapa ide kreatif yang bisa diterapkan agar acara halal bihalal di kantor jadi lebih seru, membekas, dan benar-benar bikin akrab antarkaryawan:
1. Ganti Format Formal Jadi Fun Talk Show
Alih-alih pidato berderet dari jajaran manajemen, ubah sesi sambutan menjadi talk show ringan. Ajak pimpinan berbagi pengalaman Lebaran mereka secara santai, bisa dengan host internal yang kocak. Format ini bikin suasana cair dan peserta lebih engaged.
2. Games Interaktif Bertema Lebaran
Ciptakan momen seru lewat kuis kilat seputar tradisi Idulfitri, tebak makanan khas daerah, atau lomba membuat pantun maaf-maafan. Hadiahnya tidak perlu mahal, yang penting lucu dan memorable. Dijamin semua tertawa dan makin akrab.
Baca Juga: Teks Ceramah Singkat Peringatan Halal Bihalal: Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah
3. Sesi Tukar Kado 'Ampunan'
Konsep ini unik: setiap orang membawa kado kecil bertema "ampunan" (bisa barang lucu atau simbolik seperti penghapus, tisu, atau surat permintaan maaf). Lalu dilakukan tukar kado secara acak. Aktivitas ini bisa membuka ruang untuk bercanda sekaligus mengandung pesan moral.
4. Photo Booth Lebaran
Siapkan spot foto dengan dekorasi nuansa Idulfitri: ketupat raksasa, poster “Mohon Maaf Lahir Batin”, atau properti khas daerah. Selain seru-seruan, foto ini bisa jadi kenang-kenangan manis yang diunggah di media sosial kantor.
5. Sesi Apresiasi Pegawai Versi Lebaran
Manfaatkan momen halal bihalal untuk memberi penghargaan tak terduga—misalnya “Pegawai Paling Ramah di Grup WhatsApp” atau “Juara THR Terlama Bertahan.” Ini bisa jadi sarana apresiasi informal yang menghibur dan menguatkan kebersamaan.
6. Sharing Makanan Khas Daerah
Ajak karyawan membawa makanan khas kampung halaman mereka. Ini bukan cuma ajang icip-icip, tapi juga eksplorasi budaya. Momen ini bisa memicu cerita dan nostalgia yang menyatukan, sekaligus jadi bentuk inklusivitas di lingkungan kerja.
7. Ruang Curhat dan Resolusi Pasca-Lebaran
Buka ruang kecil untuk berbagi resolusi pasca-Lebaran, atau justru unek-unek ringan soal dunia kerja. Formatnya bisa seperti “Surat untuk Diri Sendiri” yang dibacakan diam-diam atau lewat MC. Sesi ini memberi nuansa reflektif sekaligus saling memahami.
Baca Juga: Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy: Halal Bihalal Tidak Disebut Eksplisit dalam Al-Qur'an
Halal bihalal tidak harus kaku dan membosankan. Justru, dengan sedikit kreativitas dan keberanian keluar dari pakem, acara ini bisa menjadi momentum pemulihan energi tim, memperkuat jejaring emosional antarkaryawan, dan membangun kultur kerja yang lebih humanis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










