Akurat

Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy: Halal Bihalal Tidak Disebut Eksplisit dalam Al-Qur'an

Fajar Rizky Ramadhan | 9 April 2025, 14:01 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy: Halal Bihalal Tidak Disebut Eksplisit dalam Al-Qur'an

AKURAT.CO Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa tradisi halal bihalal tidak secara eksplisit disebutkan dalam Al-Qur’an.

Namun demikian, ia menilai tradisi ini tetap penting untuk dilestarikan sebagai bagian dari budaya dan sarana memperkuat tali silaturahmi umat Islam di Indonesia.

Dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (9/4/2025), Muhadjir menyatakan, “Halal bihalal ini bagian dari warisan budaya tak benda bangsa kita, khususnya umat Islam yang perlu kita lestarikan dan kembangkan bersama. Karena wahana yang paling elegan untuk dipakai bersilaturahmi.”

Ia menekankan pentingnya halal bihalal sebagai momentum mencairkan hubungan sosial yang sempat beku, meskipun secara prinsip, permintaan maaf dapat dilakukan kapan saja. Menurutnya, momen pasca-Idulfitri memberikan ruang yang tepat dan nyaman untuk itu.

Baca Juga: Teks Ceramah Singkat Peringatan Halal Bihalal: Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah

“Kalau kita runtut ayat ini tidak ada hubungannya dengan halal bihalal, ini kaitannya dengan utang piutang dan riba….. tapi tidak apa-apa, karena kita juga masih punya hutang dosa, utang salah, kita sempatkan untuk ini agar saling memaafkan,” ujar Muhadjir, merujuk pada ayat dalam surat Ali Imran 133–134 yang sering dikaitkan dengan makna memberi maaf.

Muhadjir juga mengajak masyarakat, terutama institusi pendidikan dan birokrasi, untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi halal bihalal sebagai bentuk kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai keislaman dan sosial yang kuat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.