Doa Niat Puasa dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

AKURAT.CO Doa niat puasa dalam bahasa Arab dan artinya perlu Anda ketahui. Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam Islam yang mengajarkan umat untuk melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebelum memulai puasa, niat menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi agar ibadah ini sah. Niat ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga bentuk kesadaran dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah.
Dalam tradisi Islam, doa niat puasa disunnahkan untuk diucapkan sebelum fajar menyingsing, tepatnya setelah sahur atau sebelum masuknya waktu Subuh.
Niat ini dapat diungkapkan dalam hati, tetapi melafalkannya juga dianjurkan untuk membantu memperkuat kesadaran akan tujuan ibadah yang sedang dijalankan.
Berikut adalah lafaz doa niat puasa dalam bahasa Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ لِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Dalam transliterasi Latin, doa ini dibaca:
“Nawaitu shauma ghodin li fardhi syahri Ramadhāna hadzihis sanati lillāhi ta'ālā.”
Baca Juga: Hal-hal yang Membatalkan Puasa Apa Saja? Apakah Mencium Istri Termasuk?
Sementara itu, makna doa ini dalam bahasa Indonesia adalah:
"Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Penting untuk diingat bahwa niat adalah amalan hati. Meski pelafalan niat bisa membantu mengokohkan kesadaran, yang terpenting adalah hadirnya keikhlasan dalam hati untuk menjalankan ibadah semata-mata karena Allah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan memahami dan menghayati makna niat puasa, kita tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga membangun hubungan spiritual yang lebih kuat dengan Allah SWT. Semoga puasa yang kita jalani diterima dan menjadi jalan untuk meraih ketakwaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










