15 Ide Bisnis Bulan Ramadhan untuk Mahasiswa, Model Murah Namun Cuan!

AKURAT.CO Setiap akan tiba bulan Ramadhan banyak orang mulai memikirkan ide bisnis bulan Ramadhan untuk mendapatkan keuntungan dan cuan di bulan suci ini.
Bulan Ramadhan bukan hanya menjadi momen untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga peluang emas bagi mahasiswa yang ingin menambah penghasilan.
Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, banyak ide bisnis bermodal kecil yang bisa dijalankan, namun tetap menghasilkan keuntungan besar.
Salah satu peluang yang selalu ramai setiap Ramadhan adalah bisnis kuliner. Makanan dan minuman untuk berbuka puasa selalu diburu, terutama yang praktis dan terjangkau.
Mahasiswa bisa mencoba berjualan takjil seperti kolak, es buah, gorengan, atau kue tradisional di area kampus atau sekitar tempat tinggal.
Jika ingin lebih inovatif, mereka bisa menawarkan menu sehat seperti salad buah atau jus segar, yang kini semakin diminati.
Baca Juga: Ramadhan Berapa Hari Lagi? Yuk, Siapkan 5 Hal Ini Agar Ramadhan Lebih Khusyuk!
Selain makanan, bisnis fashion juga mengalami peningkatan permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Mahasiswa bisa menjadi reseller atau dropshipper pakaian Muslim, seperti gamis, koko, atau hijab, tanpa harus mengeluarkan modal besar.
Dengan strategi pemasaran yang tepat, terutama melalui media sosial, bisnis ini bisa mendatangkan keuntungan yang cukup besar dalam waktu singkat.
Tak hanya itu, jasa titip atau jastip barang-barang khas Ramadhan juga bisa menjadi ladang cuan. Banyak orang yang sibuk dan tidak sempat belanja langsung ke pasar atau pusat perbelanjaan.
Mahasiswa bisa menawarkan jasa titip belanja makanan, pakaian, atau perlengkapan ibadah, lalu mengambil keuntungan dari biaya jasa atau selisih harga barang.
Bagi mereka yang kreatif, bisnis hampers atau paket hadiah Ramadhan juga bisa menjadi pilihan.
Paket berisi kue kering, perlengkapan ibadah, atau makanan khas Lebaran bisa dibuat dengan modal terjangkau namun tetap menarik.
Dengan desain kemasan yang estetik dan harga bersaing, hampers buatan sendiri bisa menarik banyak pelanggan.
Jika ingin bisnis yang berbasis keahlian, mahasiswa bisa menawarkan jasa desain kartu ucapan, konten media sosial Ramadhan, atau editing video bertema Islami.
Banyak individu maupun bisnis yang mencari konten menarik untuk menyambut bulan suci ini, sehingga jasa ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
Selain itu, jasa penulisan artikel bertema Ramadhan, caption media sosial, atau bahkan e-book Islami juga memiliki pasar tersendiri.
Dengan meningkatnya konsumsi konten digital selama bulan puasa, peluang ini bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa yang memiliki kemampuan menulis.
Baca Juga: 5 Amalan Sebelum Berbuka Puasa Nisfu Syaban, Pahalanya Sangat Besar!
Tidak ketinggalan, bisnis parcel sembako juga bisa menjadi opsi menarik. Banyak orang mencari paket sembako murah untuk dibagikan kepada keluarga atau sebagai sedekah.
Mahasiswa bisa bekerja sama dengan supplier sembako untuk menyediakan paket dengan harga bersaing.
Bagi yang memiliki keterampilan mengajar, membuka les privat mengaji atau kursus baca Al-Qur’an online bisa menjadi pilihan.
Banyak orang tua yang ingin anak-anaknya belajar agama lebih intensif selama Ramadhan, sehingga peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik.
Dengan banyaknya ide bisnis yang bisa dijalankan, mahasiswa tidak perlu ragu untuk mencoba.
Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan pasar, mengelola modal dengan bijak, dan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran.
Dengan strategi yang tepat, bisnis di bulan Ramadhan bisa menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan sekaligus menambah pengalaman berwirausaha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










