Link Nonton Film LK21 IndoXXI Rebahin: Bagaimana Islam Menilai Tren Pop Culture?

AKURAT.CO Link nonton film LK21 IndoXXI Rebahin menjadi tren pop culture sebagian orang dalam memilih tontonan. Padahal, film yang ada pada link tersebut merupakan film ilegal.
Di era digital yang serba cepat, tren pop culture atau budaya populer berkembang begitu pesat. Film, musik, fashion, hingga gaya hidup yang viral di media sosial menjadi bagian dari keseharian, terutama bagi generasi muda.
Platform seperti LK21, IndoXXI, dan Rebahin semakin mempermudah akses ke berbagai film dan serial dari berbagai belahan dunia, membuat budaya asing semakin akrab dalam kehidupan masyarakat Muslim. Namun, bagaimana Islam memandang fenomena ini?
Islam sebagai agama yang syumul (menyeluruh) tidak menutup diri terhadap perkembangan zaman, termasuk budaya populer. Namun, Islam memberikan pedoman agar setiap tren yang diikuti tetap dalam batasan syariat. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا
"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu." (QS. Al-Baqarah: 143)
Baca Juga: Link Nonton LK21 IndoXXI Rebahin: Streaming Film vs Ngaji Online, Mana yang Lebih Mengisi Jiwa?
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam menganut prinsip keseimbangan. Seorang Muslim tidak dituntut untuk menolak segala bentuk pop culture, tetapi harus mampu menilai mana yang baik dan mana yang berpotensi membawa dampak negatif.
Tidak semua tren budaya asing bertentangan dengan Islam; ada banyak film atau karya seni yang mengandung pesan moral, nilai persahabatan, kejujuran, dan kerja keras yang sejalan dengan ajaran Islam.
Namun, ada pula pop culture yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, misalnya budaya yang mendorong gaya hidup hedonis, pergaulan bebas, atau menormalisasi perilaku yang dilarang dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
"Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka." (HR. Abu Dawud)
Hadis ini sering dikaitkan dengan peringatan agar seorang Muslim tidak mengikuti budaya yang dapat menjauhkannya dari identitas keislaman.
Namun, bukan berarti Islam melarang segala bentuk adaptasi budaya. Jika budaya tersebut memiliki nilai-nilai yang baik dan tidak bertentangan dengan Islam, maka boleh diambil.
Islam juga menekankan pentingnya memilah hiburan dan budaya yang dikonsumsi. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
فَبَشِّرْ عِبَادِ * ٱلَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
"Maka sampaikanlah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku, yaitu mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang terbaik di antaranya." (QS. Az-Zumar: 17-18).
Baca Juga: Tabung Gas LPG 3 Kg dan Prinsip Kemaslahatan dalam Islam: Menjaga Keselamatan dan Kesejahteraan Umat
Ayat ini memberikan panduan agar seorang Muslim tidak asal menerima budaya yang berkembang, tetapi harus menyeleksi dan mengambil yang terbaik.
Dalam konteks pop culture, ini berarti memilih film, musik, atau tren yang memberikan manfaat, menginspirasi, dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Di tengah arus globalisasi, seorang Muslim sebaiknya bersikap bijak terhadap pop culture. Bukan dengan menolak semua tren yang datang dari luar, tetapi dengan memilah dan menyesuaikan dengan ajaran Islam.
Dengan cara ini, budaya populer dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan tanpa mengorbankan nilai-nilai keislaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






