Apakah Bernapas di Samping Jenazah Tergolong sebagai Sifat Sombong?

AKURAT.CO Dalam kehidupan sehari-hari, ada berbagai tindakan yang sering kali dihubungkan dengan sifat sombong, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Salah satunya adalah kebiasaan atau tindakan yang terlihat kecil, seperti bernapas secara sengaja di samping jenazah.
Lalu, apakah tindakan ini benar-benar mencerminkan sifat sombong? Untuk menjawabnya, kita perlu melihatnya dari sudut pandang ajaran Islam yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadis.
Sifat sombong dalam Islam dikenal dengan istilah kibr. Sifat ini dicela dalam banyak ayat Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu ayat yang menjelaskan tentang sifat sombong terdapat dalam Surah Al-Isra ayat 37:
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا
Artinya: "Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan tidak akan sampai setinggi gunung."
Dari ayat ini, Allah menegaskan bahwa kesombongan adalah sifat yang tidak layak dimiliki oleh manusia. Kesombongan tidak akan memberikan manfaat apa pun, baik di dunia maupun di akhirat.
Baca Juga: Amalan Doa Jumat Terakhir Bulan Rajab, Bisa Bikin Anda Kaya Raya!
Lebih dari itu, sifat sombong menjauhkan seseorang dari kerendahan hati, yang merupakan inti dari perilaku seorang Muslim.
Adapun jika kita kaitkan dengan tindakan bernapas di samping jenazah, maka tindakan ini perlu dilihat konteksnya.
Jika dilakukan dengan niat untuk merendahkan jenazah, misalnya sebagai bentuk penghinaan atau menampakkan kelebihan diri, maka tindakan tersebut dapat dianggap sebagai bentuk kesombongan.
Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim:
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
Artinya: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi."
Namun, jika tindakan tersebut tidak disertai dengan niat untuk merendahkan jenazah atau menampakkan kesombongan, maka hal itu tidak dapat dikategorikan sebagai sifat sombong.
Dalam Islam, setiap amal perbuatan sangat ditentukan oleh niatnya, sebagaimana hadis Nabi SAW:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
Artinya: "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya."
Islam juga mengajarkan untuk menjaga kehormatan jenazah. Rasulullah SAW bersabda:
كَسْرُ عَظْمِ الْمَيِّتِ كَكَسْرِهِ حَيًّا
Artinya: "Mematahkan tulang jenazah sama dengan mematahkannya saat ia hidup." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Hadis ini menunjukkan bahwa jenazah memiliki kehormatan yang harus dijaga, bahkan setelah kematiannya.
Oleh karena itu, bernapas di samping jenazah dengan maksud merendahkan atau menunjukkan ketidakhormatan bisa dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.
Baca Juga: Amalan Doa Jumat Terakhir Bulan Rajab, Bisa Bikin Anda Kaya Raya!
Kesimpulannya, bernapas di samping jenazah tidak serta-merta dianggap sebagai sifat sombong, kecuali jika disertai dengan niat untuk merendahkan atau menunjukkan keangkuhan.
Sebagai Muslim, kita diajarkan untuk menjaga niat dan selalu berperilaku dengan penuh penghormatan, terutama terhadap jenazah yang telah kembali ke hadirat Allah.
Melalui sikap ini, kita dapat menjauhkan diri dari sifat sombong yang sangat dicela dalam Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








