Akurat

Niat Puasa Senin Kamis, Mudah Diamalkan

Lufaefi | 20 Januari 2025, 06:15 WIB
Niat Puasa Senin Kamis, Mudah Diamalkan

AKURAT.CO Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam.

Rasulullah SAW sendiri sangat menekankan keutamaan puasa ini karena di hari-hari tersebut amalan manusia diangkat kepada Allah SWT.

Beliau bersabda: "Amal-amal manusia diangkat (ke hadapan Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).

Sebagai ibadah yang bersifat sunnah, puasa ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga melatih diri dalam hal kesabaran, kedisiplinan, dan pengendalian hawa nafsu.

Namun, sebelum melaksanakan puasa, umat Islam dianjurkan untuk memahami dan melafalkan niatnya.

Baca Juga: Apakah Bulan Puasa 2025 Libur Sekolah? Ini Penjelasan Mendikdasmen

Niat adalah bagian penting dari setiap ibadah, termasuk puasa. Niat menunjukkan keikhlasan hati dalam beribadah kepada Allah SWT. Untuk puasa Senin dan Kamis, niatnya sederhana dan mudah dihafal. Dalam bahasa Arab, niatnya adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ ٱلْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta‘ala”

Artinya: “Aku niat berpuasa pada hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Sementara untuk hari Kamis, niatnya berbunyi:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ ٱلْخَمِيسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lillahi ta‘ala”

Artinya: “Aku niat berpuasa pada hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Pelafalan niat ini tidak harus dilakukan dengan suara keras, karena niat pada dasarnya adalah tekad dalam hati.

Cukup dengan memahami makna niat tersebut dan mengucapkannya di dalam hati sebelum fajar, ibadah puasa sunnah ini sudah sah untuk dilakukan.

Keindahan dari puasa Senin dan Kamis terletak pada kesederhanaannya. Tidak memerlukan persiapan yang rumit, ibadah ini dapat dilakukan oleh siapa saja yang mampu berpuasa.

Selain itu, puasa ini memberikan banyak manfaat, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan.

Secara spiritual, puasa ini mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebaikan, dan menjadi momen introspeksi diri.

Dari sisi kesehatan, puasa membantu tubuh dalam proses detoksifikasi dan meningkatkan fungsi metabolisme.

Baca Juga: Jika Bulan Puasa Libur Sekolah, Apa Manfaatnya bagi Peningkatan Spiritual Anak Didik Menurut Islam?

Puasa Senin dan Kamis juga menjadi bentuk ibadah yang mengajarkan konsistensi. Dengan rutin melakukannya, seorang Muslim akan terbiasa menjaga kedekatan dengan Allah SWT, meskipun melalui amalan kecil namun berkelanjutan.

Rasulullah SAW bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu, meskipun itu sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan memahami niat dan keutamaan puasa Senin dan Kamis, diharapkan setiap Muslim dapat menjadikannya sebagai salah satu kebiasaan baik yang rutin dilakukan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan kepada kita dalam melaksanakan ibadah ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.