3 Guyonan Gus Baha yang Sarat Ilmu, Salah Satunya "Yang Paling Selamat itu Tidur.."

AKURAT.CO Gus Baha, atau KH. Ahmad Bahauddin Nursalim, adalah sosok ulama karismatik yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang ringan, penuh humor, dan sarat makna.
Dalam guyonannya, Gus Baha sering menyampaikan pesan mendalam yang mengandung hikmah keagamaan dan sosial, menjadikannya dekat dengan semua kalangan.
Berikut adalah tiga guyonan khas Gus Baha yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak kita merenung.
1. "Orang Baik Kadang Masuk Surga Karena Kebodohan"
Guyonan ini muncul ketika Gus Baha membahas konsep amal dan keikhlasan. Ia berkata, “Kadang orang baik itu malah masuk surga karena kebodohannya. Gak paham riya', gak mikir pamrih, pokoknya niatnya tulus aja.”
Makna di balik guyonan ini sangat mendalam. Gus Baha mengingatkan bahwa dalam ibadah, niat dan ketulusan lebih penting daripada kecerdasan atau perhitungan.
Orang yang melakukan amal tanpa perhitungan duniawi akan lebih mudah meraih keikhlasan dan diterima amalnya oleh Allah SWT.
Pesan ini mengajak kita untuk tidak terlalu sibuk mempertimbangkan penilaian orang lain dalam kebaikan yang kita lakukan.
Baca Juga: 3 Humor Gus Dur tentang Pejabat, Canda yang Sarat Makna
2. "Kenapa Kamu Miskin? Biar Tidak Dihisab Berat di Akhirat"
Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha berkelakar tentang orang yang mengeluh soal kemiskinan. Ia berkata, “Kamu miskin itu sudah nikmat, nanti di akhirat gak banyak ditanya. Orang kaya nanti malah repot!”
Lewat humor ini, Gus Baha sebenarnya mengingatkan kita akan beratnya tanggung jawab harta dalam Islam.
Orang miskin justru lebih ringan pertanggungjawabannya di akhirat karena tidak banyak harta yang harus dipertanggungjawabkan.
Guyonan ini memberi perspektif agar kita tidak selalu melihat kemiskinan sebagai musibah, tetapi juga sebagai peluang untuk lebih fokus pada ibadah.
3. "Yang Paling Selamat Itu Tidur, Soalnya Gak Ngeluh dan Gak Ngerasani"
Gus Baha sering menggunakan humor untuk menyinggung kebiasaan manusia yang suka mengeluh dan bergosip. Dalam satu ceramah, ia berkata, “Yang paling selamat itu tidur, gak ada ngeluh, gak ada ngerasani.”
Pesan di balik kalimat ini adalah ajakan untuk menghindari sifat negatif seperti keluhan dan gibah (menggunjing).
Baca Juga: Gus Baha Pernah Habiskan Seluruh Tabungan Demi Kesembuhan Ibunya, Sisa Rp100 Ribu
Daripada terjebak dalam percakapan yang sia-sia atau mengeluh terus-menerus, lebih baik memilih diam, bahkan jika perlu tidur. Ini adalah sindiran halus agar kita lebih menjaga lisan dan sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Humor-humor Gus Baha mengajarkan bahwa agama tidak melulu soal aturan kaku, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam menyikapi kehidupan dengan ringan.
Di balik setiap guyonannya, tersimpan hikmah yang mengajak kita untuk lebih ikhlas, sabar, dan selalu melihat sisi positif dalam segala hal.
Inilah yang membuat Gus Baha begitu dicintai banyak orang: mampu menyampaikan ajaran agama dengan cara sederhana namun penuh makna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










