Akurat

Tangan Nasaruddin Umar Dicium Paus Fransiskus, Siapa Sosok Imam Besar Masjid Istiqlal Itu?

Lufaefi | 6 September 2024, 06:21 WIB
Tangan Nasaruddin Umar Dicium Paus Fransiskus, Siapa Sosok Imam Besar Masjid Istiqlal Itu?

AKURAT.CO Sosok Prof Nasaruddin Umar jadi sorotan usai pertemuannya dengan Paus Fransiskus di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, terlihat Nasaruddin Umar mencium kening Paus Fransiskus, yang dibalas dengan diciumnya tangan Nasaruddin Umar oleh Paus.

Lanta siapa sosok Nasaruddin Umar?

Nasarudin Umar adalah tokoh Islam Nasional yang lahir di Ujung-Bone, Sulsel pada tahun 23 Juni 1959. Ia merupakan putra dari Andi Muhammad Umar dan Andi Bunga Tungke.

Saat ini, Nasaruddin menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Sebelumnya ia pernah menjadi Wakil Menteri Agama RI dari tahun 2011 sampai tahun 2014.

Di balik sosoknya yang bersahaja, ayah tiga anak ini memiliki segudang pengalaman pendidikan, karir dan segudang karya.

Baca Juga: Di Pinggir Jalan, Paus Fransiskus Memberkati Lukisan Denny JA

Selain pernah menjabat sebagai dirjen di Departemen Agama, Nasaruddin juga pendiri organisasi lintas agama untuk masyarakat dialog antar sesama umat beragama.

Banyak penghargaan yang didapatkan Nasaruddin atas kerja dan karya yang dia ciptakan. Bahkan diketahui, dia juga adalah anggota dari Tim Penasehat Inggris-Indonesia yang didirikan oleh mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair.

Tidak hanya itu, Nasaruddin juga pernah melakukan penelitian kepustakaan di beberapa perguruan tinggi, seperti Kanada, Amerika Serikat, hingga Mesir. Nah untuk lebih lengkapnya, simak berikut ini profil dari Nasaruddin Umar.

Biodata Prof KH Nasaruddin Umar

Nama lengkap : Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA

Tempat/Tanggal Lahir : Ujung-Bone, 23 Juni 1959

Alamat : Jl. Ampera 1 No. 10 Ragunan, Pasar minggu

Ayah : Andi Muhammad Umar

Ibu : Andi Bunga Tungke

Istri : Dra. Helmi Halimatul Udhma

Anak :

Andi Nizar Nasaruddin Umar

Andi Rizal Nasaruddin Umar

Cantik Najda Nasaruddin Umar

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.