AKURAT.CO Kabar meninggalnya Dokter Aulia Risma Lestari yang diduga melakukan bunuh diri telah mengejutkan banyak pihak.
Kejadian ini membuka kembali diskusi tentang pentingnya kesehatan mental dan cara Islam, khususnya melalui ajaran Al-Qur'an, mengatasi stres dan depresi.
Al-Qur'an memberikan panduan yang sangat penting bagi umat manusia untuk menjaga ketenangan jiwa dan menghadapi cobaan hidup dengan sabar dan tawakkal.
1. Berdoa dan Bertawakal kepada Allah
Salah satu cara untuk mengatasi stres menurut Al-Qur'an adalah dengan selalu mengingat Allah dan bertawakal kepada-Nya. Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah, ayat 286:
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Baca Juga: Dokter Aulia Risma Lestari Diduga Bunuh Diri, Apa Hukum Bunuh Diri dalam Islam?
Ayat ini mengajarkan bahwa Allah tidak akan memberikan beban kepada hamba-Nya melebihi kemampuan mereka. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu yang mengalami stres untuk tetap tenang dan mengandalkan Allah dalam setiap ujian yang dihadapinya.
2. Mengingat Allah (Dzikir)
Salah satu sumber utama ketenangan hati adalah dengan selalu mengingat Allah melalui dzikir. Dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, Allah berfirman:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra’d: 28)
Dzikir, atau mengingat Allah, adalah salah satu cara paling efektif untuk mengatasi perasaan cemas, takut, dan stres. Dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang dan jiwa akan merasa damai.
3. Bersabar dalam Menghadapi Cobaan
Islam sangat menekankan pentingnya bersabar dalam menghadapi segala ujian hidup. Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 153:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)
Dalam ayat ini, Allah menekankan pentingnya sabar dan shalat sebagai cara untuk mendapatkan pertolongan-Nya. Dalam menghadapi stres dan kesulitan, sabar adalah kunci utama untuk tetap kuat dan tabah.
4. Mencari Perlindungan dan Memohon Kekuatan
Dalam situasi sulit, Rasulullah SAW mengajarkan untuk selalu berlindung kepada Allah dan memohon kekuatan dari-Nya. Salah satu doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kesusahan, dari kelemahan dan kemalasan, dari kepengecutan dan kekikiran, serta dari lilitan hutang dan penindasan manusia."
Doa ini mengajarkan pentingnya memohon perlindungan dari Allah terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan stres dan tekanan dalam hidup.
Baca Juga: Hari Kemerdekaan Indonesia, Ini Kewajiban Mempertahankan Kemerdekaan dalam Al-Qur'an
5. Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik
Al-Qur'an juga mendorong umat Islam untuk menjaga kesehatan, baik mental maupun fisik. Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ لِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَإِنَّ لِزَوْجِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَإِنَّ لِضَيْفِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، فَأَعْطِ كُلَّ ذِي حَقٍّ حَقَّهُ
"Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu, keluargamu memiliki hak atasmu, dan tamumu memiliki hak atasmu. Maka berikanlah hak setiap yang berhak." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini mengajarkan bahwa menjaga keseimbangan dalam kehidupan adalah penting. Mengabaikan kesehatan mental atau fisik dapat memperburuk kondisi stres. Oleh karena itu, Islam mendorong umatnya untuk memperhatikan hak-hak tubuh dengan makan yang baik, beristirahat, dan berolahraga.
Dalam menghadapi stres dan tekanan hidup, Al-Qur'an dan sunnah Nabi Muhammad SAW memberikan panduan yang sangat berharga. Mengingat Allah, berdoa, bertawakal, bersabar, dan menjaga keseimbangan hidup adalah cara-cara yang diajarkan Islam untuk mengatasi masalah mental dan emosional.
Penting bagi setiap individu untuk selalu mengingat bahwa Allah bersama dengan orang-orang yang sabar dan tawakal. Jika stres terasa tak tertahankan, mencari bantuan dari keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental juga merupakan langkah yang bijak dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Semoga kita semua selalu diberikan ketenangan hati dan kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi setiap ujian hidup.