Akurat

Ibunda Naja Hafiz Quran Indonesia, Anaknya yang Lumpuh Otak Pernah Dicium Kakinya oleh Syaikh Ali Jaber

Lufaefi | 17 Juli 2024, 09:30 WIB
Ibunda Naja Hafiz Quran Indonesia, Anaknya yang Lumpuh Otak Pernah Dicium Kakinya oleh Syaikh Ali Jaber

AKURAT.CO Ibunda Naja Hafidz Indonesia, Dahlia Andayani, berpulang ke rahmatullah pada Senin (15/7/2024). Beliau meninggal di RSUP Mataram, NTB.

Ibu Dahlia Andayani adalah sosok ibu yang sangat sabar dalam mendidik Naja Hudia Afiforrahman atau Naja Hafiz Indonesia, sehingga berhasil menghafal 30 juz Al Quran walau anaknya menderita lumpuh otak.

Kecintaan Naja akan ayat-ayat suci Al Quran rupanya berawal dari ketidaksengajaan.

Sang ibu menuturkan ia sering membacakan ayat-ayat suci Al Quran saat Naja telah lancar berbicara, salah satunya ialah ayat kursi.

"Ketika bicara lancar, sewaktu tidur itu saya sering bacakan ayat kursi," kenang Dahlia dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Ibunda Naja Hafiz Quran Indonesia Meninggal Dunia, Siapa yang Akan Mengurus Naja?

Melihat Naja yang meskipun memiliki keterbatasan namun hafal Al-Qur'an 30 juz, Syekh Ali Jaber teringat Nabi Muhammad SAW. Naja pantas dimuliakan oleh Syekh dengan dicium kakinya.

"Karena saya ingat, Rasulullah SAW saking mulianya dengan Al-Qur'an, beliau seperti Qur'an berjalan. Jadi anak seperti ini, dia seluruh tubuhnya itu sudah terisi dengan Al-Qur'an," paparnya saat itu.

Dalam salah satu tayangan televisi swasta, saat itu Syaikh Ali Jaber benar-benar kagum dengan sosok anak dari Almarhumah Dahlia itu.

"Bukan hanya memuliakan Al-Qur'annya. Dan dia jauh lebih hebat dari saya. Saya saja yang sudah dari usia dini menghafal Al-Qur'an, tapi belum menghafal sehebat Naja ini," kata Syekh Ali Jaber ketika itu.

Ibu Dahlia Andayani adalah sosok ibu yang sangat sabar dalam mendidik Naja Hudia Afiforrahman atau Naja Hafiz Indonesia. Ia menjadi sosok inspiratif bagi banyak orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.