Gus Yahya Pernah Bertemu Netanyahu Tahun 2018, Ini yang Dilakukan Ketum PBNU Itu

AKURAT.CO Kunjungan lima Nahdliyyin ke Israel menemui Presiden Israel menuai kritik keras dari PBNU. Peristiwa ini juga mengundang kritik dari sejumlah tokoh.
Tidak hanya dari PBNU, berbagai elemen masyarakat umum juga ikut mengecam kehadiran lima orang warga NU itu yang dinila telah menyakiti hati masyarakat.
Ngomong-ngomong soal berkunjung ke Israel, pada tahun 2018, Gus Yahya, yang saat itu menjabat sebagai Katib Aam PBNU dibawah kepemimpinan KH Said Aqil Siroj, ia menghadiri konferensi American Jewish Committee (AJC) di Israel.
Pertemuan itu menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat dunia, termasuk masyarakat Indonesia.
Bahkan, dalam rangkaian kegiatan di Israel, Gus Yahya dan rombongan juga bertemu dengan PM Netanyahu pada 14 Juni 2018.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh Kantor Netanyahu yang mengunggah foto dan video pertemuan dengan delegasi NU itu.
Baca Juga: Gus Dur dan Gus Yahya Pernah ke Israel, Ini Tanggapan PBNU
Mengomentari hal itu, Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menjelaskan bahwa pertemuan Gus Yahya tahun 2018 dilakukan dengan diskusi dan konsultasi bersama para kiai sebelum dan sesudah keberangkatannya.
"Ada pesan diplomasi yang dibawa Gus Yahya. Gus Yahya saat menjadi pembicara di acara American Jewish Committee di Israel, Juni 2018," kata Gus Yahya dalam keterangan media, Selasa (16/7/2024).
"Pesannya ya pesan untuk itu, mendukung kemerdekaan Palestina tetap, tapi dengan cara diplomasi, kan ada dengan cara-cara lain. Sama-sama dihormati aja. Tapi dengan visi misi yang jelas," lanjut Gus Ipul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









