Akurat

6 Cara Islami Mengantisipasi Keluarga Terjerat atau Kecanduan Judi Online

Fajar Rizky Ramadhan | 24 Juni 2024, 06:30 WIB
6 Cara Islami Mengantisipasi Keluarga Terjerat atau Kecanduan Judi Online

AKURAT.CO Judi online adalah salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh keluarga Muslim di era digital ini.

Permainan yang tampak menarik ini tidak hanya membawa dampak negatif secara finansial, tetapi juga merusak moral dan spiritual.

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui cara mengantisipasi dan melindungi keluarga dari bahaya judi online.

Berikut adalah beberapa langkah islami yang dapat diambil untuk menjaga keluarga dari terjerumus dalam judi online.

1. Pendidikan dan Pemahaman Agama

Pendidikan agama yang kuat adalah dasar penting dalam membentuk karakter dan moral seseorang. Orang tua harus memastikan bahwa anak-anak mereka memahami ajaran Islam tentang halal dan haram, termasuk larangan keras terhadap judi.

Baca Juga: Doa-doa Bagi Jemaah Haji Saat Selesai Melaksanakan Thawaf Wada

Dalil Hadits:

رَسُولُ اللَّهِ ﷺ قَالَ: مَنْ لَعِبَ بِالنَّرْدِ فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَرَسُولَهُ

"Barang siapa yang bermain dadu, maka sungguh ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya." (HR. Abu Dawud)

Hadits ini menunjukkan betapa tegasnya Rasulullah SAW terhadap segala bentuk perjudian, termasuk yang berbentuk modern seperti judi online.

2. Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Teknologi

Orang tua harus aktif mengawasi dan mengendalikan penggunaan teknologi oleh anggota keluarga. Hal ini bisa dilakukan dengan menetapkan aturan waktu penggunaan perangkat digital dan memonitor situs-situs yang diakses oleh anak-anak.

Pendapat Ulama:

قال الشيخ ابن باز رحمه الله: "يجب على الآباء والأمهات والولاة أن يتقوا الله فيمن تحت أيديهم، وأن يبذلوا جهدهم في حمايتهم من كل ما يضرهم من الشهوات المحرمة والبدع والمنكرات."

"Syekh Ibn Baz rahimahullah berkata: 'Wajib bagi para orang tua dan wali untuk bertakwa kepada Allah terhadap siapa yang berada di bawah tanggung jawab mereka, dan berusaha sekuat tenaga untuk melindungi mereka dari segala yang merugikan berupa syahwat yang haram, bid'ah, dan kemungkaran.'" (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 8/208)

3. Menciptakan Lingkungan Keluarga yang Islami

Lingkungan keluarga yang Islami dapat menjadi benteng yang kuat dalam mencegah perilaku menyimpang seperti judi online. Biasakan untuk melaksanakan shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an bersama, dan menghadiri kajian-kajian keagamaan.

4. Memberikan Kegiatan Alternatif yang Positif

Orang tua harus menyediakan berbagai kegiatan alternatif yang positif bagi anak-anak, seperti olahraga, seni, dan keterampilan lainnya. Hal ini dapat mengalihkan perhatian mereka dari hal-hal negatif seperti judi online.

5. Memberikan Teladan yang Baik

Orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat dari orang tua mereka. Jika orang tua menunjukkan keteguhan dalam menjalankan ajaran agama, anak-anak juga akan terdorong untuk mengikuti jejak mereka.

Baca Juga: Jemaah Haji Mulai Pulang ke Tanah Air Hari Ini, 14 Asrama Haji Siap Layani Jemaah

6. Memperkuat Doa dan Tawakal

Jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Berdoa memohon perlindungan Allah adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga keluarga dari segala bentuk kemaksiatan.

Dalil Hadits:

قال رسول الله ﷺ: "إن الدعاء هو العبادة."

"Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya doa itu adalah ibadah.'" (HR. Tirmidzi)

Mengantisipasi agar keluarga dijauhkan dari judi online memerlukan usaha yang berkesinambungan dari semua anggota keluarga, terutama orang tua.

Dengan pendidikan agama yang kuat, pengawasan teknologi, lingkungan keluarga yang Islami, kegiatan positif, teladan yang baik, serta memperkuat doa dan tawakal, insya Allah keluarga kita akan terlindungi dari bahaya judi online.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kekuatan dan hidayah-Nya. Aamiin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.