Akurat

Apa Itu Rukun Haji? Ini Penjelasannya Sesuai Sunah dan Dilengkapi dengan Dalil Lainnya

Fajar Rizky Ramadhan | 13 Juni 2024, 10:30 WIB
Apa Itu Rukun Haji? Ini Penjelasannya Sesuai Sunah dan Dilengkapi dengan Dalil Lainnya

AKURAT.CO Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara fisik, mental, dan finansial.

Pelaksanaan haji memiliki rukun-rukun yang harus dipenuhi agar ibadah tersebut sah.

Rukun haji adalah bagian-bagian utama dalam pelaksanaan haji yang apabila tidak dilaksanakan, maka hajinya dianggap tidak sah.

Berikut ini adalah rukun-rukun haji beserta penjelasannya sesuai dengan hadits Nabi dalam bahasa Arab.

1. Ihram (الإحرام)

Ihram adalah niat untuk memulai ibadah haji dengan mengenakan pakaian ihram. Nabi Muhammad SAW bersabda:

"إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى"

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan"
(HR. Bukhari dan Muslim)

2. Wukuf di Arafah (الوقوف بعرفة)

Wukuf di Arafah adalah berhenti sejenak di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda:

"الحج عرفة"

"Haji adalah Arafah"
(HR. Tirmidzi dan Nasa'i)

3. Thawaf Ifadah (طواف الإفاضة)

Thawaf Ifadah adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali setelah wukuf di Arafah. Thawaf ini adalah bagian dari rukun haji yang wajib dilakukan. Allah SWT berfirman:

"وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ"

"Dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Ka'bah)"
(QS. Al-Hajj: 29)

Baca Juga: 25 Nama Anak Laki-laki Islam Sesuai al-Quran dan Sunah

4. Sa'i (السعي)

Sa'i adalah berjalan atau berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Hadits Rasulullah SAW menyebutkan:

"اسْعَوْا فَإِنَّ اللَّهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ السَّعْيَ"

"Lakukanlah sa'i karena Allah telah mewajibkan kalian melakukan sa'i"
(HR. Bukhari dan Muslim)

5. Tahallul (التحلل)

Tahallul adalah mencukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan thawaf dan sa'i. Rasulullah SAW bersabda:

"اللهم اغفر للمحلقين"

"Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambut mereka"
(HR. Bukhari dan Muslim)

6. Tertib (الترتيب)

Tertib berarti melaksanakan rukun-rukun haji secara berurutan sesuai dengan ketentuan yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam pelaksanaan haji, pemahaman yang baik terhadap rukun-rukun ini sangatlah penting. Dengan mengikuti petunjuk dan tuntunan Nabi Muhammad SAW, diharapkan ibadah haji kita dapat diterima oleh Allah SWT.

Memahami dan melaksanakan rukun-rukun haji dengan baik akan memastikan bahwa ibadah haji yang kita lakukan sah di mata Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa penjelasan lebih rinci mengenai pentingnya setiap rukun tersebut.

Pentingnya Ihram

Ihram adalah langkah awal yang menandai dimulainya pelaksanaan ibadah haji. Saat mengenakan pakaian ihram, seorang muslim memasuki kondisi suci dan mematuhi berbagai larangan ihram. Pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain putih sederhana bagi laki-laki, dan pakaian yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan bagi perempuan. Ihram melambangkan kesederhanaan, kesucian, dan persamaan di hadapan Allah SWT.

Makna Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah adalah puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji. Pada hari ini, jamaah haji berkumpul di padang Arafah untuk berdoa, berdzikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Wukuf di Arafah merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahwa Arafah adalah inti dari haji, karena pada hari inilah Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang beriman dan berdoa dengan khusyuk.

Baca Juga: Raja Salman Undang 50 Lebih WNI Naik Haji Gratis, Ada Sri Mulyani hingga Ketua PBNU

Thawaf Ifadah sebagai Tanda Pengabdian

Thawaf Ifadah dilakukan setelah wukuf di Arafah dan merupakan thawaf yang sangat penting. Thawaf ini melambangkan ketundukan dan kepatuhan seorang hamba kepada perintah Allah SWT. Mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali menunjukkan kebulatan tekad seorang muslim untuk selalu berada dalam lingkaran ketaatan kepada Allah.

Sa'i sebagai Peringatan Sejarah

Sa'i antara Shafa dan Marwah adalah bagian dari sejarah Siti Hajar yang berlari-lari mencari air untuk putranya, Ismail. Pelaksanaan sa'i mengingatkan jamaah haji akan pengorbanan, kesabaran, dan kepercayaan Siti Hajar kepada Allah SWT. Sa'i juga mengajarkan umat Islam untuk selalu berusaha dan bertawakal kepada Allah dalam setiap situasi.

Tahallul sebagai Simbol Penyucian

Tahallul atau mencukur rambut adalah simbol dari penyucian diri setelah menyelesaikan sebagian besar rangkaian ibadah haji. Dengan mencukur rambut, seorang muslim menunjukkan kebersihan lahir dan batin, serta kesiapan untuk kembali ke kehidupan sehari-hari dengan jiwa yang lebih suci dan taat.

Pentingnya Tertib dalam Pelaksanaan

Melaksanakan rukun-rukun haji secara tertib sesuai urutan yang telah ditetapkan adalah bentuk ketaatan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW. Ketertiban ini mencerminkan disiplin, keteraturan, dan kepatuhan seorang muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Dengan memahami dan melaksanakan rukun-rukun haji dengan baik, seorang muslim akan memperoleh hikmah dan keberkahan yang luar biasa dari ibadah haji. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah haji kita dan menjadikan kita haji yang mabrur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.