Panduan Itikaf untuk Mengisi Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

AKURAT.CO Itikaf merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan untuk mengisi sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Itikaf adalah kegiatan berdiam diri dan menetap di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Keutamaan yang didapatkan oleh seseorang yang melaksanakan itikaf sangat banyak, salah satunya yaitu mendapatkan lailatul qadar. Hukum mengerjakan itikaf adalah sunnah, namun jika seseorang bernadzar maka hukumnya menjadi wajib.
Dikutip dari NU Online, berikut rukun atau hal-hal yang harus ada dan dilakukan selama i'tikaf menurut Syekh Nawawi Al-Bantani:
Baca Juga: Ustadz Dede Jeri Adrian: Kemuliaan Malam Lailatul Qadar dalam Tadabbur Surat Al-Qadr
1. Niat
2. Berdiam diri di masjid sekurang-kurangnya selama tumaninah shalat
3. Masjid
4. Orang yang Beri'tikaf
Sementara itu, inilah hal-hal yang dapat membatalkan itikaf:
1. Berhubungan suami-istri
2. Mengeluarkan sperma
3. Mabuk yang disengaja
4. Murtad
5. Haid
6. Nifas
7. Keluar tanpa alasan
8. Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda
9. Keluar disertai alasan hingga beberapa kali, padahal keluarnya karena keinginan sendiri.
Itulah panduan pelaksanaan itikaf untuk mengisi sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










