Materi Kultum: Malam Lailatul Qadar, Malam Istimewa bagi Umat Rasulullah

AKURAT.CO Lailatul Qadar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al-Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surah Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.
Kultum Ramadhan : Malam Lailatul Qadar, Malam Istimewa bagi Umat Rasulullah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alhamdulillah segala puji bagi Allah. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Yang membalas doa hamba-hamba-Nya, apabila kita berdoa dan mengingat-Nya.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji kehadiran Allah SWT yang mana telah mempertemukan kita dalam acara … dengan keadaan sehat wal afiat.
Baca Juga: Kultum Ramadhan, Ustadz Lufaefi: Tindakan Flexing Bertentangan dengan Ajaran Agama Islam
Lailatul Qadar merupakan satu malam yang lebih baik dan lebih mulia dari seribu bulan. Hal ini membuat pembahasan ini menarik untuk dibahas karena terdapat banyak keutamaan di dalamnya.
Di malam mulia ini, Allah swt mengirim para malaikat untuk turun ke dunia dengan mengerjakan tugas masing-masing. Terdapat berbagai macam tugas yang diberikan diantaranya yaitu ada yang mencatat rezeki, ada yang bertugas mencatat ajal, ada yang mencatat jodoh, dan ada yang mencatat kebaikan dan keburukan manusia selama satu tahun, terhitung sejak malam Lailatul Qadar hingga datangnya Lailatul Qadar selanjutnya.
Selain itu, adanya kemuliaan malam ini tak terlepas dari diturunkannya kitab suci Al-Qur’an sebagai mukjizat Rasulullah yang paling agung. Maka dari itu, kemuliaan yang ada di malam ini tidak perlu diragukan lagi.
Oleh karenanya, beruntunglah bagi orang-orang yang bisa menjumpai malam yang lebih baik dari seribu bulan ini. Karena saat malam tersebut, segala pahala amal kebaikan akan dinilai berkali-kali lipat dan tak bisa ditemukan pada malam lainnya.
Kemuliaan dan keagungan Lailatul Qadar diabadikan oleh Allah dalam satu surat Al-Qur’an secara khusus, tanpa bercampuran dengan ayat-ayat lainnya, yaitu:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
Artinya, “Sungguh Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. (1) Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (2) Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (3) Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. (4) Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr: 1-5).
Baca Juga: Materi Kultum: Berkata Dusta Dapat Merusak Pahala Puasa
Selain dalam Al-Qur’an, Rasulullah juga menguak dan menjelaskan keutamaan dan kemuliaan malam yang satu ini. Dalam sebuah hadits hadits disebutkan,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya, “Barang siapa beribadah pada malam Lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu”. (HR Al-Bukhari).
Dari dua dalil tersebut dapat disimpulkan apa saja keutamaan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Maka kita harus memanfaatkan malam ini dengan sebaik-baiknya. Kita harus berusaha untuk meraih dan mengambil keuntungan, pemberian dan anugerah yang dilipatgandakan oleh Allah di dalamnya.
Demikianlah pemaparan materi mengenai malam Lailatul Qadar. Dengan mengetahui segala keutamaannya, semoga kita bisa meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan. Terlebih khusus di sepuluh hari terakhir sebelum hari raya tiba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










